Berita

Teman Ahok Kalah Hebat Dari Jakarta Keren

MINGGU, 21 FEBRUARI 2016 | 20:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Heboh "Teman Ahok" ternyata tidak diringi hasil kerja yang memuaskan. Gerakan Teman Ahok terbukti tidak efektif mendapatkan pengenalan dan kesukaan yang tinggi oleh publik Jakarta.

"Gerakan Teman Ahok yang sudah lebih dari 1 tahun hanya mendapatkan tingkat pengenalan dan kesukaan 29%," ujar Hendri Satrio menyampaikan hasil sigi terbaru Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia), kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/2).

Sigi dilaksanakan 11-15 Februari 2016 dengan melibatkan 400 responden yang tersebar secara proporsional di ‎40 kelurahan di 5 Kota DKI Jakarta.


Hendri Satrio yang merupakan jurubicara KedaiKOPI menjelaskan pemilihan sample dilakukan acak dengan metode sample acak bertingkat dengan memperhatikan proporsi antara jumlah sample dengan jumlah pemilih setiap kota. Tingkat kepercayaan survei 95% dengan margin of error +/- 4,9%.

Dari hasil survei, kata Hendri, juga tergambar gerakan Teman Ahok kalah hebat dibandingkan "Jakarta Keren" yang digagas Muhammad Idrus atau "Jakarta Setara" yang digagas Sandiaga Uno.

Muhammad Idrus adalah kader PKS yang sudah mendeklarasikan diri maju sebagai calon gubernur DKI, sementara Sandiaga kini tengah mengikuti seleksi calon gubernur DKI dari Partai Gerindra.

"Kendati baru dua bulan, Jakarta Keren mampu meraih 18,8% dan Jakarta Setara-nya Sandiaga Uno meraih 9%," kata Hendri Satrio yang juga pengajar di Universitas Paramadina.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya