Berita

Politik

Menpora: OKP Harus Konsisten Pada Aturan

MINGGU, 21 FEBRUARI 2016 | 15:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Karya nyata Garda Pemuda Nasional Demokrat  betul-betul dirasakan  secara langsung oleh masyarakat.  Selama ini Garda Pemuda Nasdem yang sangat dekat dengan pemerintahan Jokowi tidak pernah membebani, tetapi membantu pemerintah mengatasi persoalan bangsa.

Begitu disampaikan Menpora Imam Nahrawi saat memberikan sambutan pada seminar kebangsaan dan pelantikan Garda Nasdem Nusa Tenggara Barat di Hotel Lombok Plaza, Mataram, Minggu (21/2) siang. Seminar mengangkat tema revolusi mental sebagai upaya menangkal radikalisme menuju Indonesia yang berkepribadian.

"Pemerintah harus memberikan apresiasi apapun yang kita lakukan di lapangan dengan niat untuk membantu masyarakat khususnya para pemuda agar mandiri, kokoh iman lahir batin dari radikalisme, terorisme maka akan menjadi catatan sejarah yang akan dirasakan para penerus kita," kata Menpora.


Organisasi kepemudaan yang sehat, tegas Menpora, adalah meyakini aturan yang dibuat harus dipatuhi dengan konsisten.

"Kedepan kita akan menghadapi bonus demografi dimana Garda Pemuda Nasdem harus mengisi seluruh sendi pembangunan, apabila Indonesia bisa memanfaatkan bonus demografi maka Indonesia akan menjadi macan asia bahkan dunia," kata Menpora yang didampingi Asdep Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Sanusi, DPP Partai Nasdem Prananda Surya Paloh, dan Ketum Garda Pemuda Nasdem Martin Manurung.

Menpora mengingatkan tentang perusak masa depan pemuda seperti pengedar narkoba maka sesuai arahan Presiden harus dihukum mati.

"Saya berharap Garda Pemuda Nasdem memastikan agar seluruh program pemerintah berjalan dan dirasakan langsung masyarakat, jangan biarkan kami berjalan sendiri. Kita ada 12 program unggulan pemuda agar dapat dikerjasamakan dengan Garda Pemuda Nasdem," tutup Menpora.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya