Berita

imam nahrawi/net

Olahraga

Menpora: Desa Jadi Pondasi Sepakbola Nasional

SABTU, 20 FEBRUARI 2016 | 14:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, turun ke lapangan memastikan program satu desa satu lapangan yang menjadi unggulan dari Kemenpora benar-benar terlaksana.

Tadi pagi, Imam mengunjungi lapangan olahraga desa yang terletak di Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.  

Diberitakan Biro Humas Kemenpora, kehadiran Menpora disambut oleh Wakil Bupati Kartika Hidayati bersama jajaran Muspida daerah setempat.


Menteri yang biasa disapa Cak Imam ini mengatakan, kehadiran lapangan diharapkan bermanfaat besar untuk menyehatkan masyarakat dan memperkuat pondasi olahraga. Ia mengaku tidak menyangka lapangan yang dulu dicita-citakan agar pemerintah bisa hadir di lapangan desa, akhirnya bisa terwujud sehebat ini.

Ini juga sebagai salah satu cara untuk mendorong masyarakat desa peduli terhadap olahraga. Sekaligus, memperkokoh pondasi olahraga yang dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial.

"Presiden ingin menyemangati kita semua agar ada sesuatu yang dikelola dalam desa ini. Kita harus bisa melahirkan generasi yang sehat.  Saya ingin melihat proses pembangunan dengan bergotong royong," ujar Cak Imam.

"Kita harus menyiapkan pondasi yang kuat untuk sepakbola Indonesia. Pemerintah harus ikut dan turun untuk membentuk proses penguatan pondasi tersebut. Pak Kades harus bisa memanfaatkan ini dengan baik, kalau bisa Gala Desa," tambahnya.

Wakil Bupati Kartika Hidayati mengatakan pemerintah Lamongan mengucapkan terima kasih kepada Menpora yang sudah memberikan kepercayaan memberikan bantuan lapangan desa yang memiliki manfaat cukup besar bagi masyarakat di sekitar.

Pada tahun angggaran 2015, pemerintah pusat telah merealisasikan anggaran untuk sekitar 470 desa se-Indonesia dan jumlahnya diharapkan meningkat berlipat pada 2016. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya