Berita

sharief rachmat

Politik

Sharief Rachmat Kembali Pimpin PDIP Saudi Arabia

SABTU, 20 FEBRUARI 2016 | 06:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) PDI Perjuangan negara Saudi Arabia dipastikan dipimpin kembali oleh Sharief Rachmat untuk masa bakti 2015-2020.

Dari 40 peserta yaitu DPLN, Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN), dan Satgas PDI Perjuangan Saudi Arabia yang menggunakan hak suaranya, terdapat tiga nama yang diusulkan. Selain Sharief Rachmat (incumbent) yang diusulkan 80 persen suara, ada Oktavian Hardianto (PPLN kota Taif) diusulkan 3.33 persen suara, dan Hasani Marsup Arsilam (Satgas) diusulkan 16.67 persen suara.

Usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi dari tiap pemilik suara sebelum digelarnya Musyawarah Pra Konferensi Perwakilan Luar Negeri (Konperlu) II PDIP Saudi Arabia.


Sebelum ditetapkan, para calon Ketua melakukan musyawarah untuk mufakat yang diprakarsai dan disaksikan pimpinan Musyawarah Pra Konperlu II dan Perwakilan dari PPLN PDIP Saudi Arabia, pada tanggal 19 Februari 2016 di kota Jeddah.

"Setelah adanya kemufakatan dalam musyawarah antar para calon Ketua, maka ditetapkan Sharief Rachmat secara musyawarah mufakat sebagai Ketua DPLN PDIP Saudi Arabia untuk kedua kalinya dalam masa bakti 2015-2020," kata pimpinan musyawarah, Eka Sapta Rivai, di kota Jeddah (Jumat, 19/2), dalam rilis yang diterima redaksi.

Sebelumnya, musyawarah Pra Konperlu II PDIP Saudi Arabia juga memutuskan menganulir 6 dari 46 peserta, karena terlibat aktif dalam sayap organisasi salah satu partai politik.

Sharief Rachmat adalah pemerhati TKI asal Sumatera Selatan, kelahiran 25 Juni 1985 di kota Jedda. Ia bergabung dengan PDIP sejak tahun 2003. Beliau bersama Mukhsin Bakhaswain, Eka Sapta Rivai, Siti Elya Rohima, dan Rachmat Machmud diketahui sebagai promotor utama dibentuknya perwakilan PDIP di Saudi Arabia pada tahun 2003. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya