Upaya pemerintah menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dari pencaplokan negara tetangga terus dilakukan. Salah satu upayanya dengan menempatkan para transmigran di daerah perbatasan Indonesia.
"Transmigrasi di daerah perbatasan akan kita kembangkan, tahun ini sudah mulai di perbatasan Kalimantan," kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar di Jakarta, Jumat (19/2).
Menteri Marwan mengatakan pihaknya menargetkan minimal 2 juta hektar untuk kawasan transmigrasi di sepanjang Kalimantan. Setelah ini berjalan, tahun berikutnya bisa difokuskan di Papua atau NTT dan daerah-daerah perbatasan lainnya.
Guna merealisasikan program tersebut, Menteri Marwan mengatakan Kementeriannya telah melakukan sinergitas program dengan kementerian atau lembaga negara dan pemerintah daerah setempat.
"Alhamdulillah komunikasi kita sangat baik dan kondusif dengan LHK dan Agraria. Saling
take and give, mana tanah yang dilepaskan, mana yang tidak dilepaskan," Ujar Marwan.
Menteri Marwan mengumpamakan dengan program ini sekali dayung dua tiga Pulau terlampaui. Selain akan menjaga kedaulatan dan kutuhan NKRI, transmigrasi secara terpadu juga akan menyerap tenaga kerja baru dan memanfaatkan lahan-lahan yang kurang produktif sehingga lahir kawasan-kawasan kota terpadu.
"Ini luar biasa, ini Karya sejarah sepanjang republik ini berdiri," tandasnya.
[dem]