Berita

Politik

Jaga Kedaulatan Dengan Transmigran

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 15:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Upaya pemerintah menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dari pencaplokan negara tetangga terus dilakukan. Salah satu upayanya dengan menempatkan para transmigran di daerah perbatasan Indonesia.

"Transmigrasi di daerah perbatasan akan kita kembangkan, tahun ini sudah mulai di perbatasan Kalimantan," kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar di Jakarta, Jumat (19/2).

Menteri Marwan mengatakan pihaknya menargetkan minimal 2 juta hektar untuk kawasan transmigrasi di sepanjang Kalimantan. Setelah ini berjalan, tahun berikutnya bisa difokuskan di Papua atau NTT dan daerah-daerah perbatasan lainnya.


Guna merealisasikan program tersebut, Menteri Marwan mengatakan Kementeriannya telah melakukan sinergitas program dengan kementerian atau lembaga negara dan pemerintah daerah setempat.

"Alhamdulillah komunikasi kita sangat baik dan kondusif dengan LHK dan Agraria. Saling take and give, mana tanah yang dilepaskan, mana yang tidak dilepaskan," Ujar Marwan.

Menteri Marwan mengumpamakan dengan program ini sekali dayung dua tiga Pulau terlampaui. Selain akan menjaga kedaulatan dan kutuhan NKRI, transmigrasi secara terpadu juga akan menyerap tenaga kerja baru dan memanfaatkan lahan-lahan yang kurang produktif sehingga lahir kawasan-kawasan kota terpadu.

"Ini luar biasa, ini Karya sejarah sepanjang republik ini berdiri," tandasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya