Berita

tanjung lesung/net

Sambut Wisatawan, Tanjung Lesung Dipermak 1000 Homestay

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 10:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Pariwisata mengajak masyarakat untuk menjemput peluang usaha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, Banten.

Sebanyak 1.000 homestay diproyeksikan bakal dibangun untuk mengantisipasi lonjakan wisnus dan wisman yang akan membanjiri Tanjung Lesung ketika 2018 tol Serang Panimbang selesai dikebut.

"Budget kredit untuk per homestay sangat merakyat, nilainya sampai Rp 150 ribu, cicilan 2 tahun pertama bunga 5 persen fix, dan lama cicilan sampai 20 tahun," kata Menteri Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (19/2).


"Ini sangat ringan, karena rata-rata hanya sekitar Rp 800 ribuan per bulan," sambung dia.

Kemenpar, terang dia, akan bekerjasama dengan Kemen-PU PR, BTN dan swasta yang akan menjadi kontraktornya.

Desain arsitektur rumah akan menonjolkan adat Sunda agar homestay di sepanjang jalur menuju Tanjung Lesung kelihatan tertata rapi dan ada nilai budaya lokalnya.

Dengan angka cicilan rata-rata Rp 800 ribu itu, kata dia, target minimal 4 hari terisi dengan harga penginapan homestay Rp 250 ribu saja sudah cukup untuk mencicil.

"Dengan promosi yang makin gencar, akses diperbaiki, atraksinya dijaga dan dioptimalkan, lalu amenitasnya, maka saya yakin ini akan menjadi peluang usaha yang menarik," jelasnya.

Bagaimana manajemen dan hospitality di semua homestay itu?

"Itu akan dilatih dan dimonitoring. Masyarakat bisa diajari dengan cepat dan mudah," ujar Menpar Arief Yahya yang menyebut program ini sebagai komitmen kerakyatan Presiden Joko Widodo untuk menghidupkan ekonomi masyarakat di sektor pariwisata.[dem] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya