Berita

net

Olahraga

Pertamina Tak Usah Jadi Sponsor Utama Rio Haryanto

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 08:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL.‎  Keputusan Pemerintah dan ‎Pertamina menjadi sponsor utama aksi Rio Haryanto di ajang balapan Formula 1 dinilai tidak tepat.

‎‎Dana miliaran rupiah yang digelontorkan Pertamina kepada  Rio menambah pengeluaran di tengah upaya perusahaan minyak pelat merah itu melakukan efisiensi akibat anjloknya harga minyak.‎

‎"Pemerintah tak perlu menganggarkan dana untuk Rio di APBN. Pemerintah dan Pertamina lebih baik menjadi sponsor pengumpulan dana dari pihak lain sebagai bentuk dukungan kepada Rio," kata Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutapea, kepada redaksi, Jumat (19/2).‎


Menurut dia, langka tersebut penting agar tidak menciptakan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Sejauh ini Pertamina sudah menggelontorkan dana 5 juta euro‎ agar Rio bisa berlaga di ajang Forumula 1 musim 2016.

Sebagai pay-driver, pembalap kelahiran Solo itu harus merogoh kocek 15 juta euro kepada Manor Racing agar bisa tampil menjadi pilot F1.

Ferdinand berharap Pemerintah dan Pertamina bisa lebih bijak dan tidak melihat jalan buntu sehingga dengan mudah merogoh dompet masyarakat. Rio harus didukung dengan cara yang elegan, smart dan tidak menjadi polemik.

"Pertamina perlu lebih bijak mengambil langkah korporasi di tengah ancaman kerugian dan pengurangan karyawan seperti banyak dilakukan oleh perusahaan asing sejenis akibat dampak hancurnya harga minyak. ‎Pertamina boleh saja mendukung Rio tetapi dalam batasan normal dan wajar serta tidak berlebihan di tengah kesulitan bangsa," katanya.

‎Selain itu katanya,‎ pemerintah juga tidak perlu menganggarkan dana untuk Rio dalam APBN. Tinimbang itu, pemerintah lebih baik memaksimalkan sumber dari yang lain seperti CSR perusahaan dan sumbangan swasta.

‎"Pemerintah cukup mensponsori pengumpulan dana untuk mendukung Rio, bukan menjadi pembiaya utama," tegas Ferdinand, menekankan dirinya juga ingin menyumbang semampunya untuk mendukung Rio.‎[dem]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya