Berita

basuki tjahja purnama/net

Gerindra Harus Tegas, Jangan Sampai Emil Seperti Ahok

RABU, 17 FEBRUARI 2016 | 11:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Gerindra diingatkan untuk mempertegas komitmen Ridwan Kamil sebelum memutuskan mengusung walikota Bandung itu sebagai calon gubernur pada pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017.

"Gerindra harus belajar dan mengambil hikmah dari kesalahan mengusung Ahok di Pilkada DKI 2012 lalu. ‎Komitmen calon yang diusung, termasuk Ridwan Kamil, perlu dipertegas sehingga Gerindra tak dicampakkan begitu saja oleh figur usungannya," kata pemerhati Jakarta, Sugiyanto kepada redaksi, Rabu (17/2).

Menurut Sgy, demikian ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR) itu disapa, Emil sangat mungkin mengalahkan Ahok di Pilkada DKI 2017. Beberapa lembaga survei menyebut elektabilitas dan tingkat keterpilihannya sangat tinggi. Namun, Partai Gerindra perlu menguji ulang komitmen Emil dalam menjalankan garis-garis perjuangan partai membangun dan mensejahterakan rakyat.


"Memang Gerindra sebaiknya mengusung calon yang berpotensi menang tetapi juga sebaiknya dia punya militansi yang kuat. Apakah Emil tidak akan seperti Ahok, ini harus dipertimbangkan matang oleh Partai Gerindra," imbuh Sgy.

Supaya tidak mengalami kekecewaan yang sama, tambah Sgy, partai besutan Prabowo Subianto perlu mencari figur dengan integritas dan militansi yang tidak karbitan. Hal ini penting karena figur yang sukses ditempatkan Gerindra sebagai pejabat publik menjadi simbol partai, menjadi wajah partai dalam mewujudkan kebaikan di hadapan rakyat.

"Jangan mengusung tokoh yang pada akhirnya hanya memanfaatkan partai untuk kepentingan pribadi. Gerindra harus mengusung calon yang bisa mewujudkan garis kebijakan partai memajukan masyarakat. Jangan sampai partai punya kebijakan mengentaskan kemiskinan tapi pejabat publik usungannya menggusur rakyat miskin," tukasnya.

Nama Ridwan Kamil masuk radar calon gubernur DKI dari Partai Gerindra. Selain Emil, figur yang diseleksi Partai Gerindra adalah anggota Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, Ketua DPD DKI Gerindra M Taufik, anggota DPR Biem Benyamin, dan Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi.

Nama lainnya yakni Sekretaris Daerah Pemprov DKI Saefullah dan mantan Pangdam Jaya Mayjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

Survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan Emil lawan tangguh bagi Ahok. Sebanyak 57 persen masyarakat ibukota menginginkan Partai Gerindra mengusung Emil.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya