Berita

Jurus Menpar Jadikan Danau Toba Destinasi Wisata Jempolan

SENIN, 15 FEBRUARI 2016 | 15:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Pariwisata Arief Yahya sudah menyiapkan jurus-jurus marketing untuk menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata jempolan.

"Saya sudah lima kali ke sana, dan saya ingin Toba solid. Badan Otoritas yang akan kami bentuk adalah solusi paling tepat, paling konkret, dan bisa menata Toba lebih baik," ujar Menteri Arief ‎Yahya.

Hal itu disampaikan Menpar di acara silaturahmi dengan warga Tapanuli di Jakarta, yang juga mengundang Luhut Binsar Panjaitan Menko Polhukam dan Menko Perekonomian Darmin Nasution‎‎, Sabtu (13/2).


‎Toba adalah satu dari 10 Prioritas Utama Destinasi nasional, selain Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jateng, Bromo Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra, Morotai Maltara.

‎Tentu, aku Arief, bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi selama ini ada banyak tangan dan aturan dalam mengelola danau terbesar di Indonesia itu. Meski sulit Menpar tetap optimistis. Di benaknya Danau Toba harus 'wow'. Dan Wonderful Indonesia harus berkibar ke mana-mana bersama Toba.

‎"Jika masih tercerai berai dengan dikelola oleh tujuh kabupaten, itu tidak akan menuntaskan persoalan. Badan Otorita ini tugas utamanya adalah share infrastructure, yang itu tidak mungkin dilakukan secara kompak oleh kabupaten yang ada di sana. Otoritas ini yang akan mengatur, membuat regulasi, yang di-benchmark dengan objek-objek serupa yang sudak sukses di luar negeri. Standarnya global, agar wisman dari negeri manapun bisa menikmati sama nyamannya dengan wisnus," kata dia.

Menpar menerangkan, hal tersebut untuk mencapai target wisatawan mancanegara (wisman) 12 juta kunjungan dengan devisa sekitar USD 12 miliar tahun 2016. Dan menembus 20 juta tahun 2019. Itu stimulus yang diberikan pemerintah selain bebas visa dan kemudahan kemudahan sandar kapal mewah.

‎"Pariwisata itu di harus di service dan Danau Toba harus semakin disejahterahkan," ungkapnya.

‎Ambisi besar Menpar Arief Yahya tadi sangat mungkin terealisasi. Saat ini, pariwisata berada di nomor 4 sebagai penghasil devisa. Dengan action nyata, pria kelahiran Banyuwangi itu  yakin pariwisata bisa menjadi penghasil devisa terbesar di 2019.

‎"Danau Toba harus tembus 1 juta. semua akan difokuskan hingga Kualanamu. Karenanya Danau Toba akan dikelola menjadi single destination multi manajemen," tegasnya.

‎Bagaimana dengan akses? Soal ini, Menpar langsung merinci detil. Dari penuturannya, jalur dari Tebing Tinggi ke Siantar akan diperlebar. Siantar ke Parapat juga diperlebar. Parapat ke Sibolga juga diperlebar. Tujuannya, wisatawan bisa mencapai Toba dari Kualanamu dalam dua jam.

"Tahun ini memperbesar runway untuk Silangit. Jalan tol Medan ke Parapat selesai 2017," ungkapnya.

Bagaimana dengan branding? Menpar Arief Yahya spontan menyebut melompat 100 peringkat mengalahkan Thailand dan Malaysia.

‎‎"Saya akan membuat Danau Toba mendunia. Ketika brand punya value tinggi, maka selling dan advertisingnya akan mudah," beber Arief.[dem]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya