Berita

Nusantara

Kostrad Rutin Penyuluhan Bahaya Narkoba Di Kabupaten Keerom

SENIN, 15 FEBRUARI 2016 | 09:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu wujud kepedulian terhadap perkembangan dunia pendidikan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Raider Kostrad mengadakan penyuluhan hukum, bahaya Narkoba serta kenakalan remaja di SMU Negeri 01 Keerom, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (12/2).

"Kami menyambut baik kegiatan penerangan hukum oleh bapak-bapak dari Satgas Yonif 411 Raider Kostrad yang datang langsung ke sekolah untuk memberikan materi hukum dan bahaya narkoba kepada para pelajar," ujar Kepala Sekolah SMU 01 Keerom di ruang kerjanya.

Perwira Hukum (Pa Kum) Satgas, Lettu Chk Ristamaji, SH menyatakan bahwa penyuluhan serupa akan dilaksanakan secara rutin dan bergilir setiap sebulan sekali dengan mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Keerom.


"Melalui penyuluhan ini, kami juga ingin memberikan pencerahan sekaligus memberikan motivasi bagi generasi muda disini untuk meraih masa depan mereka," ujarnya seperti dalam rilis penkostrad, Senin (15/2).

Ditambahkannya, dengan diberikannya penerangan hukum, para pelajar dapat mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba serta efek-efek negatif yang akan timbul akibat kenakalan remaja.

Penyuluhan ini mendapat apresiasi dari guru dan staf pengajar SMU Negeri 01 Keerom dan berharap anak didik mereka dapat menjauhkan diri mereka dari penggunaan narkoba karena mengerti bahaya dan sanksi hukumnya jika melanggar. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya