Berita

SURVEI IDM

89.6 Persen Anggap Kereta Cepat Tidak Penting

MINGGU, 14 FEBRUARI 2016 | 14:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung tidak dibutuhkan oleh warga yang berada di sekitarnya.

Hasil survei Indonesian Development Monitoring (IDM) menunjukkan mayoritas masyarakat di Jakarta dan delapan daerah di Jawa Barat yang dilalui kereta cepat menganggap untuk saat ini ketersedian moda transportasi kereta cepat belum penting.

"89.6 persen responden menyatakan demikian. Ini mengambarkan bahwa kecepatan bukan merupakan pilihan utama untuk sampai ke tujuan dalam berpergian," kata Direktur Eksekutive IDM, Widodo Tri Sektianto, dalam keterangannya, Minggu (14/2).

Sementara itu, yang menganggap penting kecepatan hanya 2,4 persen. Masyarakat yang mengandalkan kecepatan untuk sampai tujuan moda transportasi darat hanyalah untuk kegiatan bisnis atau sekedar melakukan kegiatan meeting yang sangat penting. Selebihnya berpendapat biasa saja.

Adapun responden yang mewakili masyarakat terkait tujuan berpergian dari dan ke Jakarta serta delapan kabupaten yang akan dilintasi kereta cepat, jelas Widodo, hanya 15 ,2 persen responden yang mengatakan untuk urusan pekerjaan atau bisnis.

"Mayoritas responden, sebanyak 41,2 persen mengatakan berpergian hanya untuk bertemu keluarga, plesiran dan berlibur 32,7 persen. Untuk urusan lain-lain 10,9 persen," katanya.

Survei dilakukan dengan mengambil sample dari populasi jumlah penduduk di Jakarta dan delapan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Bandung, dan Kabupaten Bandung.

Survei yang dilakukan 28 Januari-10 Februari 2016 ini menggunakan metodelogi multi stage random sampling dengan jumlah sample 1816 responden. Tingkat kepercayaan 95% dan margin of error +/- 2.3%.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya