Berita

ilustrasi/net

Politik

Survei: Hanya 6,3 Persen Warga Akan Menggunakan Kereta Cepat

MINGGU, 14 FEBRUARI 2016 | 12:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kereta cepat Jakarta-Bandung bukan pilihan utama masyarakat sebagai moda transportasi untuk antar kota di Jawa Barat dan Jakarta.

Survei Indonesian Development Monitoring (IDM) menunjukkan 86,4 persen responden lebih memilih menggunakan mobil dan bus untuk berpergian dari dan menuju delapan kabupaten dan kota yang dilintasi jalur kereta cepat.

"Hanya 6,3 persen yang memilih menggunakan kereta cepat, lebih rendah dari 7,3 persen yang memilih mengunakan sepeda motor," ujar Direktur Eksekutive IDM, Widodo Tri Sektianto, dalam keterangannya, Minggu (14/2).

Survei dilakukan dengan mengambil sample dari populasi jumlah penduduk di Jakarta dan delapan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Bandung, dan Kabupaten Bandung.

Survei yang dilakukan 28 Januari-10 Februari 2016 ini mengunakan metodelogi multi stage random sampling dengan jumlah sample 1816 responden. Tingkat kepercayaan 95% dan margin of error +/- 2.3%.

Dari survei juga diketahui, mayoritas responden mengaku mengetahui akan dibangun kereta cepat Jakarta-Bandung.

Responden yang menjawab tahu sebanyak 91,7 persen, sementara hanya 7,4 persen menyatakan tidak tahu dan selebihnya tidak abstain.

Pendapat responden yang mewakili masyarakat terkait tujuan berpergian dari dan ke Jakarta dan delapan kabupaten yang akan dilintasi kereta cepat, kata Widodo, sebanyak 41,2 persen mengatakan berpergian hanya untuk bertemu keluarga, plesiran dan berlibur 32,7 persen.

"Sementara untuk urusan pekerjaan/bisnis 15 ,2 persen, lain lain 10,9 persen," demikian Widodo.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya