Berita

rizal ramli/rmol

Datangi Rizal Ramli, Aktivis 98: Politisi PengPeng Harus Kita Sikat

SABTU, 13 FEBRUARI 2016 | 21:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah tokoh gerakan mahasiswa 98 mengunjungi kediaman pribadi Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, Sabtu pagi (13/2).

Dalam pertemuan itu, kelompok aktivis 98 itu mengapresiasi dua jurus Rajawali yang digunakan Rizal Ramli di Kabinet Kerja, yakni jurus Rajawali Kepret dan jurus Rajawali Bangkit.

Mereka juga mendukung kritik keras Rizal Ramli pada politisi PengPeng atau penguasa-pengusaha yang memperjualbelikan jabatan dan kekuasaan untuk mendapatkan keuntungan bagi kelompok maupun pribadi.


"Politisi PengPeng ini memang harus kita sikat. Mereka merusak reformasi," ujar Ucok Sky Kadafi, salah seorang aktivis 98 yang hadir dalam pertemuan itu.

Selain Ucok, aktivis 98 lainnya yang hadir adalah Masinton Pasaribu, Bernard Sihaloho, Hendrik Dikson Sirait, Abdullah Taruna, Teguh Santosa, Arief Rachman, Wahab Talaohu, Raymond Hutapea, dan Agust Budi Prasetyohadi.

"Silaturahmi dan konsolidasi seperti ini harus sering-sering kita lakukan. Era telah berubah, tetapi tantangan yang kita hadapi dari masa sebelum reformasi dan hari ini pada hakikatnya sama," ujar Bernard Sihaloho.

Atas permintaan aktivis 98 yang mengunjunginya, Rizal Ramli menceritakan beberapa hal terkait komitmen pemerintahan Joko Widodo terhadap kehidupan rakyat yang lebih baik.

Presiden Jokowi, misalnya, menyadari bahwa kutipan dalam harga BBM jenis premium dan solar yang pernah diusulkan Menteri ESDM Sudirman Said adalah sebuah kekeliruan karena selain bersifat off budget dan rentan dimanipulasi juga menambah beban rakyat. Karena itu, usulan tersebut ditolak.

Presiden Jokowi, ujar Rizal Ramli, juga dengan tegas menolak usul Menteri ESDM agar tarif listrik untuk masyarakat ekonomi lemah dengan daya 450 VA dan 900 VA dinaikkan. Negara, sebutnya, bisa mendapatkan keuntungan besar dengan melakukan efisiensi dalam pengelolaan energi listrik tanpa harus menaikkan tarif listrik untuk masyarakat bawah.

Isu Freeport dan pembangunan kilang gas di Masela juga tidak luput dibicarakan dalam pertemuan itu.

Terkait dengan pembangunan kilang gas Masela, aktivis 98 menyatakan dukungan mereka terhadap usul Rizal Ramli agar kilang gas Masela dibangun di darat.

"Bang Rizal dan Presiden Jokowi perlu kita bantu agar pemerintah benar-benar bisa berkerja demi kepentingan rakyat," ujar Bernard Sihaloho pada akhir pertemuan. [dem] 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya