Berita

jokowi/net

Gubernur Bengkulu Siap Jalankan Instruksi Presiden

JUMAT, 12 FEBRUARI 2016 | 20:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru dilantik agar tidak hanya duduk di belakang meja tapi juga blusukan ke tengah masyarakat. Menanggapi hal itu, Gubernur Bengkulu yang baru Ridwan Mukti siap mematuhi intruksi Presiden.

"Tentu untuk konsolidasi itu kita harus turun ke lapangan. Perlu betul ini, karena jangan sampai hanya mengandalkan laporan tapi harus melihat sendiri kondisi di lapangan. Apa yang disampaikan Presiden kita merespon dan akan kita laksanakan. Apalagi itu harapan atau ekspektasi masyarakat terhadap kita dulu, sehingga kita dimenangkan," ujarnya usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/2).

Setelah ini, Ridwan dan Wakilnya Rohidin Mersyah mengaku akan tancap gas. Yang pertama dilakukan adalah konsolidasi dan menata birokrasi di jajaran Pemprov dan Pemkot/Kabupaten Bengkulu.


Sembari menata birokrasi, Ridwan yang datang bersama istri dan anak-anaknya saat pelantikan itu mengaku akan menginventarisir dan merorientasi janji-janji dan visi misi kampanyenya dulu untuk ditekankan kepada SKPD-SKPD sebagai pelaksana program di lapangan. Kemudian, mantan Bupati Musi Rawas ini akan berusaha membuat pemerintahan bersih dan transparan seperti tuntutan masyarakat Bengkulu. Untuk itu, dia akan mengajak seluruh pejabat dan PNS untuk menandatangani pakta integritas.

"Isinya agar tidak korupsi, tidak narkoba, tidak memanfaatkan jabatan untuk berbisnis. Nanti kita minta kesediaan kepada jajaran-jajaran dan tentu kami juga," terang Ridwan.

Terkait penyelarasan program pusat dan daerah yang selama ini banyak yang tidak sinkron, Ridwan akan membentuk sebuah tim. Setelah tim kompak, Ridwan akan langsung turun sendiri ke Kabupaten dan Kota untuk menyinkronkan kebijakan yang ada di daerah dengan pusat.

"Kita juga terus konsultasi ke pusat  jangan sampai ada program yang tumpang tindih. Supaya efektif dan tepat sasaran," ungkap Ridwan.

Diketahui, kepada tujuh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilantik, Presiden Jokowi meminta agar mereka dapat memenuhi janji kampanye di Pilkada serentak 2015 lalu. Presiden mengingatkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur adalah  wakil pusat di daerah. Karena itu visi misi Presiden yang paling utamalah yang harus dijalankan. Dengan cara ada keterpaduan dalam percepatan pembangunan nasional. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya