Berita

Politik

Boy Sadikin Sangat Mungkin Mundur Karena Masalah Pilgub

KAMIS, 11 FEBRUARI 2016 | 11:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan Boy Bernadi Sadikin mundur dari Ketua DPD PDIP DKI Jakarta memunculkan beragam spekulasi. Kuat anggapan keputusan demikian diambil Boy terkait dinamika politik jelang satu tahun pemilihan gubernur di ibukota.

"Ada maksud apa Boy Sadikin mundur, apa ada kaitan dengan keinginannya maju di Pilgub yang akan datang, hanya Waktu yang akan menjawabnya. Namun perjalanan politik PDIP di Pilgub Jakarta yang kian memanas bisa menjadi catatan," kata Founder Forum Cipta Bangsa, Budi Siswanto, kepada redaksi sesaat lalu (Kamis, 11/2).

Dikatakan dia, selama ini momen Pilgub di Jakarta, baik yang dilaksanakan melalui pemilihan fraksi-fraksi di DPRD pada tahun 2002 atau pilkada langsung pada 2007 dan 2012, PDIP selalu menjadi partai pemenang. Walaupun mengusung calon yang bukan dari kader sendiri, peranan PDIP menjadi faktor dominan bagi kemenangan kandidat. Terbukti, ketika pilkada 2012, PDIP berhasil menempatkan Jokowi sebagai pemenang mengalahkan petahana Fauzi Bowo.


Mestinya, kata dia, kemenangan Jokowi dan PDIP yang didukung mesin partai yang berjalan baik dan berkat militansi kader menjadi rujukan partai mengambil keputusan bijak terkait siapa yang akan diusung pada Pilgub DKI. Apalagi saat ini hanya PDIP yang bisa mencalonkan pasangan kandidat.

Di lain hal, katanya, sosok Boy Sadikin sangat lekat dengan romantisme kepemimpinan di Jakarta. Banyak yang mengaitkan dia sebagai anak biologis almarhum Ali Sadikin, gubernur Jakarta yang fenomenal. Namun di balik itu, beban yang harus diemban Boy sangat berat. Bukan hanya sebagai putra tokoh yang pernah memimpin di Jakarta, amanah sebagai ketua partai pemenang pemilu dan juga tuntutan untuk mempertahankan rekor PDIP di pilgub DKI yang tidak terkalahkan selama ini menjadi beban tersendiri untuk Boy.

"Beban berat inilah yang mungkin secara psikologis menjadi salah satu pertimbangan mengapa keputusan berat harus diambilnya," katanya.

Menurut dia, Boy bukanlah kader karbitan. Dia besar melalui proses pengkaderan yang panjang di partai, sehingga tidak perlu diragukan komitmennya terhadap kebesaran partai. Boy yang menjadi motor kesuksesan PDIP dalam mengantarkan Jokowi menjadi Gubernur DKI 2012 dan juga Presiden RI ke-7 di wilayah Jakarta, sangat dekat dengan para kader di grass root. Boy sangat peduli dengan suara grass root. Di lain pihak, PDIP punya mekanisme sendiri dalam menentukan siapa calon yang akan diusungnya.

"Nah, beliau (Boy Sadikin) tidak ingin dihadapkan dengan kondisi yang bersebrangan dengan DPP PDIP dalam menetukan siapa yang akan diajukan maju pada pilgub Jakarta nanti," tukasnya.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya