Berita

fahri hamzah/net

Pimpinan DPR Dorong Kepulauan Seribu Jadi Daerah Tersendiri

KAMIS, 11 FEBRUARI 2016 | 10:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendorong Kepulauan Seribu menjadi daerah otonomi. Daerah ini 11 kali lebih besar dari DKI Jakarta, butuh kemandirian untuk mengurus dirinya sendiri supaya lebih maju.

"Saya sebenarnya mengajak Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman berkunjung kesini untuk membicarakan otonomi Kepulauan Seribu ini," kata Fahri saat berdialog dengan para nelayan, warga, pelaku usaha perikanan, pelaku pariwisata dan mahasiswa, di pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (10/2).

Sangat disayangkan, sambung Fahri, kondisi Kepulauan Seribu saat ini hanya menjadi kamar belakang dari Pemprov DKI. Penduduk asli disini kehidupanya semakin hari makin sulit.


"Kepulauan Seribu sebetulnya penduduknya tidak terlalu banyak, perlu jaminan untuk rakyat seperti infrastruktur, bagaimana ketersediaan transportasi untuk mondar-mandir antar pulau lebih mudah dan cepat. Selain itu listrik bisa menyala 24 jam dan ketersediaan air bersih," tekannya.

Belum lagi masalah pendidikan, lanjutnya, anak-anak di pulau ini umummnya setelah lulus SMA langsung bekerja, akhirnya belum ada putra daerah yang duduk di jajaran pemerintahan, karena aturannya harus memiliki pendidikan yang tinggi.

Untuk itu dia menekankan, pemerintah harus punya konsep, tanpa adanya konsep, bagaimana berbicara Indonesia secara umum. Papua, Ternate dan Tidore, serta Maluku, Lombok, Sumbawa, sementara di pulau yang terdekat dengan ibukota ini konsepnya belum jelas.

"Saya menirukan ucapan Pak Bupati, kami memang diberikan fasilitas, tapi kami tidak mengerti diberikan untuk apa, seperti kapal besar yang diberikan oleh pemerintah. Ketika saya tanya jarak Jakarta ke pulau Pramuka butuh waktu selama 9 jam, siapa yang mau naik, sebab sama saja ke Papua, terlalu lama," tegas Fahri yang mengkritik bantuan pemerintah yang tidak memiliki konsep.

Sebelumnya seperti dilansir dari laman dpr.go.id, pimpinan DPR dari Fraksi PKS ini mengunjungi beberapa lokasi di Kepulauan Seribu, seperti rumah sakit, sekolah SD dan SMA, melihat kapal transit dan kapal rumah sakit serta mengunjungi Pulau Harapan dan Pulau Karya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya