Berita

net

Orasi Di Depan Istana, Fahira Minta Jokowi Buka Hati

RABU, 10 FEBRUARI 2016 | 13:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris turut berpartisipasi dalam unjuk rasa tenaga honorer K2 di depan Istana Negara, Rabu (10/2).

Fahira sempat berorasi. Bersama ribuan tenaga honorer dari seluruh Indonesia, dia menunut Presiden Jokowi untuk segera menuntaskan persoalan pengangkatan honorer K2 yang sudah berlarut-larut.

"Bapak Presiden, saat ini ada 400 ribu lebih rakyat Indonesia yang  sudah berpuluh tahun mengabdi dengan honor seadanya, meminta keadilan ke Presidennya agar diangkat menjadi PNS. Ini bukan sekedar soal pengakuan, ini lebih ke soal bagaimana negara ini punya nurani dan empati kepada orang-orang yang telah banyak menebar kebaikan kepada negeri ini," ucap Fahira dalam orasinya di atas baracuda.


Dalam orasinya, Fahira mengatakan, DPD akan terus berjuang bersama tenaga honorer K2 hingga pemerintah membuka mata dan hatinya untuk mewujudkan tuntutan para tenaga honorer K2.

Dalam orasinya, Fahira juga menyuarakan tuntutan honorer K2 yang meminta Presiden segera mengangkat  tenaga honorer K2 berdasarkan masa pengabdian serta usia dan dilakukan secara bertahap dari tahun 2016 sampai dengan paling lambat tahun 2018 atau sebelum pelaksanaan Pemilu 2019.

"Sebelum Pemilu 2019, persoalan honorer K2 ini harus selesai agar tidak lagi menjadi ‘dagangan’ politik. Untuk kepastian hukum pengangkatan honorer K2 yang memang masih belum ada, Presiden punya diskresi untuk memberi kepastian hukum dan ini dibolehkan sesuai Undang-Undang Administrasi Pemerintahan," tukas Senator Asal Jakarta ini.  

Menurut Fahira, negara tidak akan bangkrut hanya karena mengangkat tenaga honorer K2. Di RAPBN 2016, lanjut Fahira,  terdapat anggaran untuk pengangkatan guru honorer, dan DPR telah setuju, tetapi ketika menjadi APBN anggaran tersebut tidak tercantum lagi.

"Pembangunan infrastruktur penting, tetapi pembangunan manusia lewat pendidikan jauh lebih penting. Dan para tenaga honorer terutama para guru adalah salah satu tulang punggung pembangunan manusia. Pemerintah harus bisa pilah prioritas. Saat ini pengangkatan honorer K2 menjadi PNS adalah prioritas," tegas Fahira.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya