Berita

Politik

DPD Diperkuat, Untuk Apa Ada DPRD?

RABU, 10 FEBRUARI 2016 | 09:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tidak perlu diperkuat. Keberadaan DPD sendiri justru telah mengacaukan sistem ketatanegaraan.

"Overlapping jika DPD diperkuat, untuk apa ada DPRD?" kata tokoh politik senior Rachmawati Soekarnoputri kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Rabu, 10/2).

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu mengatakan, sudah ada keterwakilan rakyat daerah dengan fungsi pengawasan legislasi dan penyusunan anggaran daerah bersama pemerintah cq kepala daerah.


Oleh karenanya, permintaan DPD agar setara dengan DPR akan jadi tumpang tindih alias overlapping.

"Yang paling berbahaya adalah grand design konstitusi campur tangan dari pihak asing via local agent ikut mengatur rumah tangga untuk menceraiberaikan 'rumah kebangsaan' kita," kata Rachma.

Dikatakan lebih lanjut oleh pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini, sistim ketatanegaraan Indonesia sudah acak-acakan akibat empat kali amandemen UUD 1945 pada saat Megawati Soekarnoputri berkuasa. Amandemen bahkan nyaris membuat Indonesia menjadi negara federalis. Hal ini seiring disahkannya DPD setelah MPR tidak lagi menjadi lembaga tertinggi negara dalam sistim ketatanegaraan RI,

"Alasan tidak masuk akal karena wilayah Indonesia terlampau luas jadi butuh perwakilan daerah bak senator. Padahal sudah ada utusan daerah menjadi anggota MPR dalam UUD1945 yang asli," tukasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya