Berita

jokowi/net

Politik

SEMARAK HPN 2016

Jokowi: Media Jangan Beri informasi Yang Membuat Masyarakat Pesimis

SELASA, 09 FEBRUARI 2016 | 13:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah melalui serangkaian acara yang dipersiapkan panitia HPN 2016, mulai dari Sail Of Journalist, Konvensi Nasional Media Massa, Invesment Forum, Penanaman Pohon dan operasi katarak, perayaan HPN 2016 tiba di acara puncak yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (9/2).

Presiden Jokowi memberikan sambutan di acara puncak yang digelar di tepi Pantai Kuta. Presiden Jokowi hadir bersama para Menteri Kabinet Kerja di KEK Mandalika.

Presiden Joko Widodo mengatakan, saat ini insan pers Indonesia beruntung berada di era kemerdekaan pers. Ia menyoroti pemberitaan yang kini begitu beragam mengalir di masyarakat melalui banyak media.


"Kadang status medsos pun bisa jadi berita. Informasi ada yang pahit seperti jamu, ada yang bisa jadi vitamin yang menyehatkan, bisa juga hanya informasi yang menganggu akal sehat," kata Jokowi.

Presiden menginginkan pers membangun optimisme dan pembangunan karakter serta etos kerja di masyarakat. Menurutnya di era kompetisi saat ini yang dibutuhkan adalah kepercayaan sehingga arus investasi dan pembangunan ekonomi bisa berjalan maksimal.

"Media jangan memberikan informasi yang membuat masyarakat pesimis. Takutnya masyarakat menjadi tidak produktif dan tidak memiliki etos kerja, padahal informasinya hanya berdasarkan asumsi saja," kritik Jokowi.

Di akhir sambutannya Presiden menyampaikan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di tanah air.
"Selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh pers Indonesia," ujar Jokowi.

Kehadiran Presiden Jokowi di acara puncak HPN 2016 didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menko Maritim Rizal Ramli, Mendagri Tjahyo Kumolo, Mendikbud Anies Baswedan, Menkonminfo Rudiantara, dan Menpar Arief Yahya. Hadir juga Ketua DPR Ade Komarudin dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

HPN merupakan perhelatan akbar insan pers Indonesia yang digelar setiap tahunnya. Pada HPN edisi tahun ini, rangkaian kegiatan HPN dimulai pada tanggal 4 Februari hingga 9 Februari 2016.

"Acara puncak kita gelar di tepi pantai, dengan background laut dan perbukitan di kawasan Mandalika yang merupakan destinasi utama pariwisata di Lombok," kata Ketua Panitia HPN 2015, Teguh Santosa.

Ratusan wartawan dari seluruh provinsi di Indonesia dan wartawan luar negeri hadir di HPN 2016. HPN 2016 mengusung tema "Pers yang Merdeka Mendorong Poros Maritim dan Pariwisata Nusantara" dan mempunya misi mendorong tuan rumah HPN 2016, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi wisata halal dunia.

Ketua PWI sekaligus penanggungjawab HPN 2016, Margiono di hadapan Presiden Jokowi mengatakan HPN tahun ini berlangsung sangat meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari tuan rumah NTB. Kesuksesan jalannya event akbar insan pers ini tak luput dari dukungan yang begitu luar biasa dari pemerintah.

"Peserta yang hadir juga sangat banyak. Semua tokoh pers, pemilik media juga hadir," kata Margiono.

Margiono juga dalam kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas kekeliruan dan kesalahan yang dibuat insan pers selama memberikan informasi kepada masyarakat.

Sementara Gubernur NTB Zainul Majdi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Presiden dan Ibu Negara yang berkenan menghadiri acara puncak HPN 2016 di Mandalika. Gubernur memaparkan kesuksesan pembangunan ekonomi di NTB yang surplus beras dan jagung.

Gubernur juga melaporkan rencana pembangunan KEK Mandalika yang akan dibangun 10 ribu kamar hotel untuk menunjang pariwisata.

"Insya Allah jika pembangunan berjalan dengan baik, jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat," ucapnya.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya