Berita

jokowi dan zainul/rmol

Gubernur NTB Berharap Pers Nasional Terus Suarakan Kebenaran

SELASA, 09 FEBRUARI 2016 | 11:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M. Zainul Majdi berharap pers nasional terus berbenah dan terus-menerus menyuarakan fakta dengan sebaik-baiknya.

"Semoga pers nasional semakin terus menyuarakan kebenaran," kata Zainul saat memberikan sambutan dalam acara Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Pantai Kuta, Lombok Tengah, NTB, Selasa (9/2).

Zainul mengaku tidak punya banyak ilustrasi tentang pers. Ia hanya memberikan gambaran mengenai kondisi pers di Mesir semasa Presiden Husni Mubarok yang dikenal otoriter, saat itu ia sedang belajar di Mesir. Dituturkan, saat itu, ada anekdot di kalangan masyarakat kampus dan cerdik cendikia, bahwa tidak ada isi koran yang benar, kecuali halaman 10.


"Orang sering bilang. Jangan repot-repot baca koran, yang benar halaman 10. Isinya adalah akbarul wasyat, berita duka cita," tutur Zainul disambut tawa para hadirin.

Masih dari penuturan Zainul, begitu Presiden Mubarok jatuh, pers di Mesir meledak, TV, koran dan media-media lain dibentuk secara masif, bahkan setiap parpol memiliki media sendiri. Dan anekdotnya pun berubah.

"Kalau sebelumnya masyarakat kampus dikenal hanya halaman 10 yang benar. Pasca reformasi justru berubah, sekarang justru tidak ada lagi isi koran yang benar," ujarnya.

Kondisi ini akibat dari adanya adu informasi antar media yang berbeda. Masing-masing parpol juga punya media, sehingga masyarakat berkesimpulan tidak ada informasi yang benar di media.

"Itu di Mesir, mudahan tidak di Indonesia. Semoga, semakin banyak media, makin kokohkan kebenaran untuk kita semua," tandas sang Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya