Berita

said iqbal/net

Presiden Buruh: Gelombang PHK Juga Melanda Perusahaan Farmasi

SELASA, 09 FEBRUARI 2016 | 07:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gelombang pemutusan hubungan kerja alias PHK di Tanah Air terus berlanjut. Kini, gelombang PHK juga melanda perusahaan bidang farmasi.

Demikian disampaikan Presiden Konfedrasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kepada redaksi, Selasa (9/2).

Said Iqbal mengungkapkan, perusahaan kembali mem-PHK buruh farmasi pabrik obat multinasional pada bulan Februari  ini. Seperti, PT Novartis di Kuningan Jaksel 100 orang, PT Sandoz di Pasar Rebo Jaktim 200 orang, PT Sanopi Aventis di Jalan A.Yani Jaktim lima orang kemungkinan menjadi 100 orang.


"Kemungkinan menyusul PHK ratusan buruh di PT Merck, PT Glaxo, dan PT Jhonson and Jhonson yang membuat resah ratusan buruh di perusahaan tersebut," ungkap Said Iqbal.

Jelas dia, ratusan buruh yang sudah ter-PHK dan sedang berunding pesangon tersebut adalah anggota Federasi Serikat Pekerja Farkes Reformasi (FSP FARKES Reformasi) yang juga anggota KSPI.

Massa buruh mendesak Pemerintahan Jokowi-JK agar sungguh-sunggug bekerja untuk menghentikan gelombang PHK di Tanah Air.

"Sungguh ini benar-benar ada PHK bukan main-main dan mengada-mengada. Dan perusahaan farmasi yang sudah mem-PHK adalah perusahaan multinasional dari Perancis dan Swiss dan mereka sudah puluhan tahun di Indonesia. Alasan PHK adalah karena perusahaan mengurangi kapasitas produksi," tukas Said Iqbal, yang juga Presiden FSPMI. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya