Berita

Pemerintah Beri Kewenangan LKG Jadi Liga Nasional U-14

SENIN, 08 FEBRUARI 2016 | 12:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Liga Kompas Gramedia (LKG) akan diberi kewenangan penuh menjadi liga resmi U-14 secara nasional dan memutar kompetisi sepakbola U-14 di seluruh penjuru Indonesia.

"Pemerintah akan memberikan kewenangan penuh agar Kompas memutar Kompetisi Sepakbola U-14 di seluruh penjuru Indonesia tidak hanya Jabodetabek," kata Menpora Imam Nahrawi saat memberikan sambutan pada Gathering Liga Kompas Gramedia (LKG) U-14 Panasonic dan Menyerahkan Penganugerahan Pemain Terbaik Musim Kompetisi 2015-2016 di Lapangan C PSSI Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin.

Menteri Imam menyampaikan LKG memiliki potensi besar dalam penyelenggaraan kompetisi sepakbola usia dini sehingga kualitas dan kuantitasnya bisa ditingkatkan dan cakupannya diperluas lagi.  


"Secara bertahap, saya kira pasti bisa karena dengan melihat langsung ini betapa kepercayaan sponsor luar biasa kepada Liga Kompas ini. Ini harus menjadi contoh operator dan penyelenggara lain, pemerintah bersama federasi sepakbola akan memberikan payung hukum yang kuat agar dapat dirasakan seluruh anak-anak kita diseluruh Indonesia," kata Menpora.

Menurut Cak Imam,  cakupan LKG tidak hanya lima, enam dan tujuh kota tetapi seluruh kabupaten dan provinsi.

"Jadi Liga U-14 itu Kompas yang melaksanakan, di negara maju di Eropa dan Asia bahwa pembinaan usia dini menjadi pondasi yang amat sangat penting saya kira kita harus memulai itu kita tidak kekurangan SDM yang bertalenta. Ke depan kita tidak hanya mengirim TKI dan TKW tetapi mulai mengirim pesepakbola yang ke liga Eropa dan dunia," katanya.  

"Saya yakin dari LKG akan lahir banyak generasi unggul, dukungan dari pemerintah akan terus-menerus kami lakukan dan tata kelola persepakbolaan ini tidak untuk memperburuk tetapi insya Allah untuk memperbaiki," tutup Menpora.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya