Berita

foto: net

Kemenpar Mohon Maaf Kepada Wisatawan Imlek Di Bogor

SENIN, 08 FEBRUARI 2016 | 07:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Pariwisata RI mohon maaf kepada warga masyarakat Bogor dan sekitarnya yang sempat datang ke Jalan Surya Kencana No. 1, Bogor, Minggu (7/2). Tempat Perayaan Cap Go Meh di kawasan cagar budaya yang terdapat Klenteng Hok Tek Bio itu. Seharusnya, acara itu digelar pada 22 Februari 2016, bukan tanggal 7 Februari.

"Jadi, kami salah ketik. Betul-betul kesalahan teknis, yang tidak kami sengaja. Acara itu harusnya tanggal 22 Februari, tapi terlanjur dipromosiakan melalui media sosial pada 7 Februari di www.indonesia.travel. Sekali lagi kami mohon maaf atas kesalahan itu," kata Kepala Puskomblik Kemenpar, Billy Alamsyah, Senin (8/2).

Perayaan Cap Go Meh yang dikemas dengan street festival itu rencananya tetap akan digulirkan pada 22 Februari 2016. Silakan follow di twitter panitia pelaksana @cgmfest, @cgmbogor_streetfest, www.facebook.com/cgmstreetfest yang akan up date tanggal, jam, tempatnya.


"Silakan tetap hadir dan meramaikan perayaan Cap Go Meh," ujar Billy.

Tugas Kemenpar, lanjut Billy, memang lebih ke promosi acara. Karena itu, ketika terjadi salah informasi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Silakan klik di http://bogor.net/2016/01/festival-cap-go-meh-bogor-2016.html untuk memperoleh tambahan informasi.

"Terima kasih atas koreksi tanggalnya. Sekali lagi maaf atas warga yang sudah datang," tukas Billy sambil mengucapkan "Gong Xi Fa Cai". [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya