Berita

margaret thatcher/net

Dunia

Iron Lady Tetap Jadi Wanita Paling Berpengaruh Di Inggris

MINGGU, 07 FEBRUARI 2016 | 16:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Perdana Inggris Margaret Thatcher tetap merupakan wanita paling berpengaru bagi warga Inggris.

Begitu hasil survei terbaru yang dilakukan di Inggris dan dipublikasikan pekan ini.

Thatcher merupakan Perdana Menteri Inggris perempuan pertama, dan sejauh ini merupakan satu satunya yang memimpin antara tahun 1979-1990.


Thatcher dikenang karena keberaniannya dalam mengambil kebijakan saat menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris seperti kebijakan pada serikat pekerja, privatisasi serta perang Falklands.

Karena keberaniannya, ia dikenal dengan julukan "Iron Lady". Julukan itu pula lah yang dijadikan judul sebuah film yang mengangkat kisah hidupnya.

Pada survei yang dilakukan oleh perusahaan asuransi pensiun asal Skotlandia, Scottish Widows itu bertujuan untuk mengetahui seberapa dalam pengaruh Thatcher. Survei itu dilakukan kepada 2.000 responden.

Hasilnya ditemukan bahwa sebanyak 28 persen warga Inggris menyebut bahwa Thatcher merupakan wanita paling berpengaruh di Inggris ketimbang ilmuan Marie Curie yang memperoleh 24 persen suara.

Ia bahkan dinilai lebih berpengaruh ketimbang Ratu Inggris yang memperoleh 18 persen suara, Putri Wales Diana (17 persen) dan juru kampanye hak-hak perempuan Emmeline Pankhurst (16 persen).

Thatcher sendiri diketahui telah tutup usia pada April 2013 lalu.

Scottish Widows yang didirikan pada tahun 1815 untuk mendukung perempuan janda di Perang Napoleon berusaha untuk mengungkap faktor-faktor yang membuat orang lain melihat mengapa wanita bisa dinilai berpengaruh. Demikian seperti dimuat Reuters (Minggu, 7/2). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya