Berita

foto: net

Nusantara

Longsor Purworejo, Lima Orang Lagi Masih Tertimbun

SABTU, 06 FEBRUARI 2016 | 08:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tujuh orang tertimbun longsor di Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (5/2), pukul 17.00 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menerangkan dua orang sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia yaitu Suprapti (perempuan 45 tahun) dan Erni Yulianti (perempuan 8 tahun). Sedangkan lima orang lagi masih tertimbun longsor.

Mereka adalah; Salimah (perempuan 60 tahun); Triyanto (perempuan 9 tahun); Sumini (perempuan 80 tahun); Fitri (perempuan 16 tahun); dan Amat Sarengat (laki-laki 80 tahun).


"Petugas gabungan pada Jumat malam menghentikan pencarian korban karena hujan dan kondisi gelap sehingga melanjutkan pada Sabtu pagi ini," sebut Sutopo dalam keterangannya, Sabtu (6/2).

Hujan deras yang berintensitas tinggi dan kondisi tanah yang labil telah menyebab longsor di Desa Penungkulan Kabupaten Purworejo, Jumat malam. Longsor menimbun tiga rumah di bawahnya. Tujuh orang yang tinggal di rumah tersebut tertimbun longsor.

BPBD Purworejo bersama TNI, Polri, SAR, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan upaya pencarian korban. Sementara itu, hujan deras yang merata juga menyebabkan banjir setinggi satu meter di Desa Rowobayen Kec. Kutoarjo dan Desa Pucangagung Kec. Bayan Kab. Purworejo.

"75 orang mengungsi di Mako Brimob Purworejo," ujar Sutopo.

Masyarakat dihimbau untuk waspada ancaman banjir, longsor dan puting beliung. Tambah Sutopo, hujan bulan Februari masih tinggi dan berpotensi memicu bencana.

"Masyarakat di daerah rawan longsor seperti di bagian tengah dan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur agar selalu meningkatkan kewaspadaannya," tukasnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya