Berita

noor-1/net

Dunia

Raja Maroko Luncurkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Dunia

JUMAT, 05 FEBRUARI 2016 | 18:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Maroko Mohammed VI meluncurkan salah satu taman pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia pada hari Kamis (4/2).

Proyek senilai 3,9 miliar dolar AS yang diluncurkan di wilayah selatan Ouarzazate Maroko itu juga dikenal dengan nama Noor-I.

Noor-1 diperkirakan akan menyediakan produksi listrik 160 megawatt. Dengan kapasitas tersebut, Noor-1 memungkinkan Maroko untuk secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca.


Menurut perkiraan dari Kementerian Energi Maroko yang pernah dipublikasikan sebelumnya, kompleks pembangkit listrik tenaga surya itu memungkikan Maroko untuk mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 240.000 ton per tahun.

Maroko dipilih sebagai negara untuk menjalan proyek tersebut karena dinilai memiliki kestabilan politik dan karena pemerintah Maroko telah menciptakan badan energi surya serta memperkenalkan langkah-langkah pengurangan emisi gas sejak tahun 2012 lalu.

"Maroko lebih maju dalam hal kerangka peraturan," kata manajer Climate Investment Funds, Mafalda Duarte, lembaga yang menanamkan modal dalam proyek tersebut.

Saat negara-negara lain tengah mengalami pemberontakan demokratis sejak beberapa tahun terakhir, kepemimpinan Maroko berhasil stabil.

"Raja dan pemerintah telah mempertahankan peran serta kepemimpinan mereka," sambungnya.

Rencananya, pasca Noor-1 diresmikan, proyek lanjutan Noor-2 dan Noor-3 akan mengikuti pada tahun 2016 dan 2017 mendatang. Sedangkan proyek Noor-4 masih dalam proses pembukaan tender.

Setelah semua proyek Noor tersebut selesai dibuat, maka fasilitas pembangkit listrik tenaga surya tersebut, menurut pengembangnya, diperkirakan akan menjadi yang terbesar di dunia dengan luas 30 kilometer persegi. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya