Berita

ilustrasi/net

Dunia

Skema Beasiswa Dengan Tes Keperawanan Langgar Hukum

JUMAT, 05 FEBRUARI 2016 | 13:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pembangunan Sosial Afrika Selatan Bathabile Dlamini mengecam skema beasiswa yang diberikan kepada siswa perempuan yang menjalani tes keperawanan.

Ia menyebut, tes keperawanan dan beasiswa semacam itu merupakan tindaka ilegal, tidak higienis dan merupakan bentuk pelanggaran hak.

Untuk diketahui, sebuah kota di Afrika Selatan, yakni Uthukela mengeluarkan skema beasiswa kepada siswi di perguruan tinggi yang perawan. Tes keperawanan akan dilakukan setiap kali liburan usai. Bila kedapatan tidak lagi perawan, beasiswa tersebut dicabut.


Pemerintah Uthukela menyebut bahwa skema beasiswa itu diberikan sebagai salah satu cara untuk mencegah infeksi melular seksual, HIV serta kehamilan dini.

Namun Menteri Dlamini menentang skema tersebut. Ia mengatakan bahwa skema beasiswa semacam utu telah melanggar hukum.

"Argumen-argumen ini sesat dan menyediakan lapangan yang nyaman untuk bentuk patriarki," ujarnya seperti dimuat The Guardian (Kamis, 4/2).

"Gadis di bawah usia 18 tahun tidak dapat dikenakan tes keperawanan. Ini adalah melawan hukum," tegasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya