Berita

hanif dakhiri/net

Begini Cara Menteri Hanif Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

JUMAT, 05 FEBRUARI 2016 | 02:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan bantuan berupa sarana prasarana dan peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada 400 nelayan di Kendal, Jawa Tengah.

"Kementerian Ketenagakerjaan sangat memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja para nelayan dalam melaut. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kehidupan sosial ekonomi nelayan," kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker yang disebarluaskan kemarin (Kamis, 4/2).

Bantuan ini diklaim untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Untuk program-program pemberdayaan nelayan dan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, nelayan perlu dilengkapi peralatan keselamatan kerja agar nelayan terus meningkatkan kesadaran budaya K3," kata Menteri Hanif.

Menteri Hanif berharap dengan bantuan peralatan K3 tersebut kesadaran akan budaya K3 di kalangan nelayan semakin baik.

"Jika kesadaran akan budaya K3 para nelayan semakin baik, maka kemampuan menangkap dan mengolah ikan meningkat serta kesejahteraan keluarga semakin meninggi," kata Hanif.

Pada tahun 2015 lalu, Kemnaker juga membagikan lebih dari 10.000 peralatan keselamatan kerja untuk nelayan Khusus di Cilacap dan memberikan fasilitasi untuk 5000 orang nelayan dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Setahun sebelumnya, sebanyak 1.295 Nelayan di Kabupaten Jepara juga mendapatkan bantuan peralatan K3 dari Kemenakertrans dan menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan.

"Diharapkan peran semua pihak dapat meningkatkan kerjasama, koordinasi dan membangun kolaborasi yang sinergis untuk mengatasi semua permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja khususnya bagi nelayan," ujar Menteri Hanif.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya