Berita

Politik

KERINGANAN FREEPORT

Jokowi Harus Tegur Sudirman Said

JUMAT, 05 FEBRUARI 2016 | 01:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tindakan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said yang doyan melabrak aturan tak bisa dibiarkan. Presiden Joko Widodo harus menegur Sudirman.

"Presiden jangan diam saja karena opini publik terhadap Sudirman sudah sangat banyak," ujar pemerhati transparansi keuangan Uchok Sky Khadafi, kemarin.

Uchok emosi mendengar Sudirman mau mengeluarkan kebijakan memberikan keringanan ke Freeport.

Freeport diwajibkan membayar uang jaminan 530 juta dolar atau sekitar Rp 72 triliun untuk bisa mengekspor konsentrat. Namun karena Freeport keberatan, Sudirman memberi keringanan dengan hanya mewajibkan perusahaan tambang asal AS itu membayar bea keluar 5 persen.

"Kelihatannya, Sudirman Said ini selalu membela Freeport. Dia sayang banget ke Freeport," ucap Uchok.

Sebagai seorang menteri, kata Uchok, harusnya Sudirman tegak lulus dan mengacu ke aturan. Bukan dengan mudah membelokkan aturan demi kepentingan Freeport. Jokowi harus menegur Sudirman karena selama ini selalu mempercayakan urusan Freeport ke dia.

Berdasarkan UU Nomor 4/2009 tentang Minerba, Freeport dan perusahaan tambang lain di Indonesia tidak boleh mengekspor konsentrat. Semua konsentrat harus dimurnikan di dalam negeri. Makanya, mereka diwajibkan membangun smelter atau tempat permurnian.

Sampai sekarang, Freeport belum juga membangun smelter itu. Kemudian muncul PP Nomor 1/2014 yang membolehkan mengekspor konsentrat. Tapi, izin ekspor konsentrat Freeport sudah habis per 28 Januari lalu. Untuk memperpanjangnya, Freeport diwajibkan menyetor dana jaminan sebesar 530 juta dolar AS.

"Kok ini bengkok terus pikirannya. Aneh sekali," sindir Uchok.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya