Berita

anak suriah tertidur/net

Dunia

Australia Tambah Dana Kemanusiaan Bagi Irak Dan Suriah

KAMIS, 04 FEBRUARI 2016 | 18:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Australia bersiap menggelontorkan dana tambahan senilai 25 juta dolar Australia untuk bantuan kemanusiaan penyelamatan jiwa di Suriah, Irak dan negara-negara di kawasan yang menampung sejumlah besar pengungsi.

Begitu disampaikan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dalam konferensi donor Suriah seperti rilis yang diterima redaksi (Kamis, 4/2).

Termasuk dalam pendanaan itu dialokasikan untuk mitra yang beroperasi di wilayah konflik termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Badan PBB untuk Anak (UNICEF), Program Pangan Dunia (WFP) dan LSM Australia.


Bantuan Australia akan memungkinkan pengungsi Suriah dan masyarakat tuan rumah pengungsi untuk mengakses sumber-sumber penting seperti makanan, tempat tinggal dan perlindungan.
 
Pemerintah Australia juga akan memberikan tambahan senilai 5 juta dolar untuk Irak, termasuk 2 juta dolar untuk United Nations Development Programme untuk membantu menstabilkan wilayah di negara yang dibebaskan dari ISIS, dan bantuan untuk mitra LSM.
 
Peningkatan kontribusi ini akan mendukung warga sipil yang terkena dampak krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Di Suriah, sebanyak 13,5 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak. Sebanyak 4,6 juta warga Suriah adalah pengungsi di negara-negara tetangga. Diperkirakan 10 juta orang di Irak juga membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak tahun ini.
 
Selain penambahan dana kemanusiaan ini, Pemerintah Australia juga akan mengerahkan 10 orang spesialis dari Korps Sipil Australia ke Libanon dan Yordania untuk membantu mitra PBB dan LSM memberikan pendidikan, air, sanitasi, infrastruktur tempat pengungsian, logistik dan perlindungan untuk pengungsi Suriah. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya