Berita

Wajar Masalah TKI Di Saudi Tak Kunjung Beres

KAMIS, 04 FEBRUARI 2016 | 03:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sangat wajar bila upaya mengatasi permasalahan TKI di Arab Saudi hingga kini belum menemui titik terang.

Hal ini dikarenakan, pejabat terkait hanya sibuk dalam pembahasan yang berkepanjangan dan tidak tepat sasaran, bukan bertindak secara nyata.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Luar Negeri PDI Perjuangan Arab Saudi, Sharief Rachmat, Rabu (3/2).

Penegasan Sharief untuk mengomentari pertemuan Menaker Hanif Dhakiri dengan Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abigabriel di Kantor Kemenaker RI, Selasa (2/2).

Sharief mengapresiasi pertemuan tersebut namun menurut hematnya, perlu dibuat road map advokasi terhadap TKI pasca penghentian penempatan TKI ke kawasan timur tengah. Bukan sekedar menyimpulkan perlunya aturan tegas dan lugas sehingga revisi UU 39/2004 tentang Penempatan TKI harus dilakukan segera.

"Intruksi Presiden Joko Widodo bahwa negara harus hadir di tengah-tengah TKI belum dijalankan secara optimal oleh jajarannya. Kehadiran negara baru terlihat setelah adanya korban, yang seharusnya Pemerintah sendri melalui Kementerian terkait selayaknya sudah menyusun dan memiliki road map advokasi sejak dini baik itu penempatan, perlindungan, dan pemutihan," papar dia.

Sharief pun kembali mengingatkan dan menyarankan agar Kemenaker menyusun road map advokasi TKI. Hal yang juga tak boleh dikesampingkan, pemerintah perlu sigap mempersiapkan road map penangananan amnesty baik pemulangan atau pemutihan WNI Overstayer.

Sehingga, di saat ada program amnesty WNI Overstayer dari negara penempatan, Pemerintah sudah memiliki road map penanganan yang tinggal dilaksanakan, dan nantinya bisa direvisi untuk disesuaikan dengan kebijakan masing-masing negara.

"Kita harus belajar dari kejadian amnesti perbaikan status tahun 2013/2014 di Saudi Arabia, dimana peran Pemerintah mendampingi dan memfasilitasi WNI Overstayer setengah hati," ujarnya.

Sharief Rachmat beranggapan, langkah sigap lebih dini merupakan hal yang positif karena dengan begitu akan mempermudah Pemerintah dan menguntungkan TKI. Apalagi pemerintah Saudi Arabia selalu membuat kebijakan mendadak. Tidak mustahil di waktu tertentu mereka memberlakukan kembali amnesti.

"Amnesti menjadi harapan WNI Overstayer di Saudi Arabia, hal ini bisa diukur saat program Pemerintah RI memfasilitasi pemulangan WNI Overstayer dan TKI bermasalah pada bulan Oktober hingga Desember 2015. Dari ratusan ribu WNI Overstayer dan TKI bermasalah di Saudi Arabia, tidak sampai 1% yang berminat mendaftar program tersebut," tukasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya