foto: net
foto: net
Menurut Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha, KPK sebagai salah satu lembaga super power yang teruji dan lembaga yang dipercaya publik akan mengalami kemunduran signifikan, jika Pemerintah bersama DPR terus memaksakan kehendak untuk membatasi kewenangan KPK dalam memberantas korupsi.
Panji menilai, wajar apabila banyak penggiat antikorupsi menolak revisi UU KPK walaupun hanya merevisi empat poin saja. Jelas dia, revisi akan berdampak fatal bagi pemberantasan korupsi. Sebagai contoh, pada Pasal 11 Ayat 1 huruf b pada revisi UU KPK yang menyatakan, KPK hanya boleh mengusut kasus korupsi yang menyangkut kerugian negara Rp 25 miliar.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15
Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23