Berita

aung san suu kyi/net

Dunia

Parlemen Myanmar Resmi Diisi Mayoritas Pro Demokrasi

SENIN, 01 FEBRUARI 2016 | 15:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Myanmar resmi diisi orang-orang baru dengan mayoritas anggotanya adalah bagian dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NDL), pimpinan pejuang demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi pada hari ini (Senin, 1/2).

Parlemen baru itu akan mengawali sistem pemerintahan pertama Myanmar yang dipilih secara demokratis sejak 50 tahun terakhir.

NDL diketahui menang telak dalam pemilu 8 November lalu. Partai tersebut berhasil menduduki 80 persen kursi di parlemen, mengalahkan Uni Solidaritas dan Partai Pembangunan yang didukung militer.


Pemilu tersebut merupakan yang pertama digelar di Myanmar pasca militer mengambil alih kekuasaan tahun 1962 lalu.

Di bawah kepemimpinan militer, aktivis dan kritikus politik dipenjarakan, termasuk Aung San Suu Kyi.

Namun pada tahun 2011, Myanmar mulai bergerak ke arah demokrasi setelah penguasa militer sepakat untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil yang dipimpin oleh Presiden Thein Sein.

Sein akan mundur pada akhir Marte atau awal April tahun ini dan digantikan oleh presiden baru dari NLD.

Kendati menang telak, namun dalam praktiknya, NLD harus berbagi kekuasaan dengan militer yang memegang 25 persen kursi di parlemen.

Namun demikian, Suu Kyi telah bertemu dengan para pemimpin militer senior untuk memastikan agar perubahan pemerintah berjalan dengan lancar. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya