Berita

gedung dpr/net

Politik

Resmi, Meutya Dan TB Hasanuddin Jadi Pimpinan Komisi I

SENIN, 01 FEBRUARI 2016 | 12:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Politisi perempuan Partai Golkar, Meutya Hafid dan politisi PDI Perjuangan, Mayjen (Purn) Tubagus Hasanuddin, resmi menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI.

Meutya menggantikan rekannya Tantowi Yahya yang bergeser menjadi Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI. Sedangkan TB Hasanuddin kembali memegang jabatan itu seperti di periode lalu, atas usulan pimpinan Fraksi PDIP. Dikutip dari Antara, pelantikan mereka dilakukan pukul 11.00 WIB oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, di Ruang Rapat Komisi 1 DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks DPR Senayan, Jakarta.

Setelah dilantik, Meutya mengatakan banyak persoalan di Komisi 1 DPR RI yang harus diselesaikan, terkait permasalahan pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi-informasi hingga intelijen. Khusus untuk pertahanan, Meutya akan mendorong peningkatan kekuatan laut dan udara.


"Terkait perkembangan konflik di Laut Cina Selatan, TNI harus mempunyai kesiapan lebih. Pengamanan laut dan udara adalah aspek penting untuk melindungi aset-aset strategis. Sejalan dengan prinsip Poros Maritim Presiden Joko Widodo, Indonesia mutlak harus mempunyai keunggulan di laut maupun udara," ujarnya.

Ia jelaskan, tahun ini Kementerian Pertahanan mendapatkan porsi APBN sebesar Rp 95 triliun. Kemhan tahun ini juga mendapatkan dana Renstra Alutsista periode 2015-2019 sebesar Rp 150 Triliun. Namun, ungkapkanya, tidak seluruh anggaran tersebut digunakan untuk belanja Alutsista. Hanya 40 persen yang digunakan untuk modernisasi Alutsista, 60 persen lainnya untuk gaji prajurit dan belanja rutin.

"Untuk itu, kenaikan anggaran pertahanan akan terus kami upayakan seiring dengan pertumbuhan ekonomi makro," ujar Meutya.

Dengan masuknya Meutya dan Hasanuddin di unsur Pimpinan Komisi I DPR, maka susunan pimpinan komisi itu adalah Mahfudz Sidik (PKS) sebagai Ketua Komisi I, TB Hasanuddin (PDIP) sebagai Wakil Ketua Komisi I, Meutya Havid (Golkar) sebagai Wakil Ketua Komisi I, Asril Hamzah Tandjung (Gerindra) sebagai Wakil Ketua Komisi I dan Hanafi Rais (FPAN) sebagai Wakil Ketua Komisi I. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya