Berita

dita aditia/net

Ini Kronologi Pemukulan Versi Dita‎ Aditia

MINGGU, 31 JANUARI 2016 | 19:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

‎RMOL. Staf ahli anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu, Dita Aditia Ismawati (27) mengaku menjadi korban pemukulan. Dita mengaku ditonjok dua kali oleh Masinton pada Kamis malam (21/1), dan sudah melaporkannya ke polisi. ‎

Dita menceritakan kejadian ‎bermula saat dirinya sedang kumpul dengan teman-teman Nasdem di Camden Bar Cikini pukul 21.00. Sekitar pukul 22.30 Dita dijemput oleh Masinton Pasaribu melalui sopirnya.‎

‎"Pak Husni (sopir Masinton) manggil saya di samping table. Pak H‎usni bilang, bos sudah nunggu di dalam mobil. Setelah itu saya ke depan cafe tersebut lalu lihat ke dalam mobil ada pelaku (Masinton) dan saya kembali ke dalam Camden untuk ambil tas sekaligus pamit ke teman-teman," kata Dita.‎

‎"Ada teman saya yang mengantarkan saya sampai depan pintu cafe menitipkan saya ke driver (Husni). Karena niatnya saya dianter kawan-kawan dari Camden ambil mobil yang terparkir di DPW Nasdem Gondangdia," sambung dia.‎

‎Di dalam mobil Dita duduk di depan, sementara Masinton duduk di kursi tengah. Masinton menurut Dita, memaki-maki dan menginterograsinya. Dita sempat meminta tolong untuk mengambilkan mobilnya yang terparkir di Kantor DPW Nasdem. Ketika itu Masinton pun menginstruksikan Husni untuk membawa mobil Dita ke rumah di Cawang. ‎

‎"Saya masih di dalam mobil otomatis pelaku (MP) menyetir dan interogasi saya, bawa putar-putar. Saya tidak diizinkan turun pulang terus saya dibawa putar-putar di jalan sambil dimaki-maki dan saya nangis," kata Dita.‎‎

‎"Karena nangis itu saya minta pulang lalu dia bilang "Diem loe anj***, malah nangis lagi!‎" tutur Dita.‎

‎Diperlakukan demikian, Dita menggebrak dasboard mobil, minta dibawa pulang. ‎

‎"Bawa gw pulang, gw cm mau pulang dan istirahat, badan cape. Atau telepon temen gw karena janji mau anter gw pulang". Pada saat itu tonjokan 2 kali melayang kena pelipis mata saya dengan tangan kirinya sambil bilang "Diem loe anj***!!" masih kata Dita.‎‎

Penglihatan Dita gelap, merasa kunang-kunang dan panas akibat tonjokan tersebut. Dita teriak kenapa dirinya harus ditonjok? Dita pun mengaku sempat teriak minta tolong.‎

‎"Di dalam mobil hanya berdua dengan pelaku," imbuhnya.‎‎

S‎etelah kejadian itu, Dita mengaku mau menelepon temennya tapi tiba-tiba hp direbut oleh Masinton. ‎

‎"Saya bilang "Kembaliin hp gw, itu hp gw beli sendiri jangan dibanting lagi" dan reflek saya ambil setir mobil utuk ke kiri minggir, dan dia langsung menyerahkan "Ini hp loe ini". Setelah itu saya sambil menangis saya bilang "kenapa gw harus ditonjok, gw mau lapor polisi dan ke RS, gw nangis karena dimaki-maki," demikian ‎Dita.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya