Berita

candi borobudur/net

Badan Otoritas Pariwisata Borobudur Efektif Berjalan Februari

MINGGU, 31 JANUARI 2016 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas di Manohara, Komplek Candi Borobudur, Jumat (29/1). Ratas itu soal percepatan pembangunan daerah pariwisata nasional Candi Budha terbesar di dunia dan pernah tercatat sebagai the seven wonder in the world. Satu dari 10 destinasi prioritas yang hendak dikebut secara integrated di 2016.

"Borobudur adalah mahakarya budaya dunia dan sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia‎," ucap Presiden Jokowi.

Oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, kata-kata Jokowi itu dijadikan tagline pada promosi branding Borobudur "Mahakarya Budaya Dunia" atau World Cultural Masterpiece. Sebelum ratas di sektor pariwisata itu, Jokowi pun berkeliling di komplek candi berukuran 132x132 meter dengan tinggi asli 42 meter itu.


Saat memberi pengantar pada ratas, Jokowi menyampaikan bahwa Candi Borobudur harus terus dilestarikan, dan dijadikan destinasi bermanfaat bagi masyarakat.‎ "Data yang saya terima pada 2014 jumlah wisatawan yang datang sebesar 250 ribu orang, dan wisatawan nusantara kurang lebih 2,2 juta orang," ucap pria 54 tahun ini.

Menurut Jokowi, potensi pasar wisatawan mancanegara yang dapat mengunjungi borobudur sangat besar, terutama dari Malaysia, Taiwan, Singapura, Jepang, USA, Inggris, Hongkong, Belanda, Jerman, dan Brunei, serta Tiongkok.

"Saya minta pengembangan Borobudur ini disiapkan dengan baik, terintegrasi antar kementerian dengan provinsi. Dan baik itu berkaitan dengan aksesibilitas, terintegrasi dengan kawasan wisata yang lain, seperti Prambanan, yang juga warisan budaya‎," ungkap Jokowi yang langsung diterjemahkan menjadi Badan Otoritas Pariwisata Borobudur.

Kepala Negara ini menginstruksikan agar dipersiapakan fasilitas dan pelayanan dengan standar internasional, termasuk merapikan toilet dengan standar bintang 4. "Meskipun itu untuk umum tapi harus tetap bintang 4. Dijaga, dirawat, dikelola harian harus dikontrol. Standar-standar itu yg kita ingunkan," tegas Jokowi.

Soal atraksi seni budaya, Jokowi mengingatkan agar dipersiapkan serius, jangan ala kadarnya. Koreografinya harus standar dunia, koreografernya berkualitas dan gunakan kurator. "Sehingga yang diliat di sini tidak hanya bangunan Borobudur saja, tapi juga atraksi seni budaya juga bisa dimunculkan," ucapnya.

Jokowi menyampaikan, atraksi tarian budaya hanya digelar satu kali dalam setahun. Sebaiknya, ucap Presiden, frequensi atraksi dipersering, digelar setiap minggu. "Saya kira kalau diurut kabupaten se-Jateng dan DIY sudah lebih dari cukup. Kalau mau melebar se-Indonesia. Lebih banyak lagi produk-produk atraksi yang bisa kita munculkan," imbuhnya.

Jokowi juga mengarahkan agar pengelolaan kawasan Candi Borobudur diperbaiki. Dia sudah mendengar bahwa kawasan ini ditanganinoleh empat pihak. "Kalau kapal nahkodanya empat, biasanya memutuskannya bingung. Nah ini yang harus kita putuskan, juga masalah yang berkaitan dengan zonasi dan lain-lainnya," ujar Presiden. Menpar Arief mempertegas dengan istilah single destination single management.

Dalam press conference, didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Menpar Arief Yahya mengumumkan akan dibentuk Badan Otorita Borobudur, yang tugas utamanya share infrastructure. Misalnya berkoordinasi dengan Kementerian PUPR soal jalan, akses, tol, jembatan dan lainnya. Bagaimana dengan manajemen lama? "Posisi badan otorita ini di atas manajemen, lebih luas dan memberi keleluasaan untuk bergerak lebih cepat pada manajemen," jelas Menpar.

Menpar menyebut Badan Otoritas Borobudur per Februari 2016 efektif berjalan. "Karena target wisatawan mancanegara 2 juta, naik 7 kali dari capaian selama ini 250 ribu di 2019. Wisnus selama ini sudah 5 juta dan itu bisa meledak lagi," ungkapnya.

Jika angka itu tercapai, lanjut Menpar, maka akan mendapatkan devisa US$ 2 miliar pada 2019. "Investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 20 triliun. Rp 10 triliun berasal dari Pemerintah untuk infrastruktur, sisanya Rp 10 triliun lainnya dari private sector untuk pembangunan Amenitas Pariwisata (Hotel, Restoran, dll)," tandasnya.

Ratas ini dihadiri Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PAN dan) Yuddy Chrisnandi, Menteri Koperasi Dan UKM AAGN Puspayoga, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya