Berita

akhmad muqowam/net

Akhmad Muqowam: China Baru Kemarin Sore Gunakan Kereta Cepat

MINGGU, 31 JANUARI 2016 | 06:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. DPD RI menilai Presiden Joko Widodo terburu-buru menyetujui pembangunan Kereta Cepat (KA) Jakarta-Bandung. Apalagi, menggandeng China sebagai mitra kerja pembangunan.

"Di dalam base track intern, China termasuk negara baru kemarin sore menggunakan kereta cepat di banding dengan Jepang dan Prancis," kata Ketua Komite I DPD, Akhmad Muqowam, Minggu (31/1).

Ketergesaan Presiden Jokowi dan berani-beraninya menjadikan China sebagai patner, menurut Muqowam telah mengundang pertanyaan dari banyak kalangan.


"Ada apa Pemerintah mengambil China sebagai partner dan itu sangat tergesa-gesa?" tanya Senator asal Jawa Tengah ini.

Demikian juga soal pembiayaan nantinya. "Saya kira semua BUMN punya rule of term sendiri. Apakah empat BUMN dimaksud sudah mendapatkan izin dalam kerangka IPO atau RUPS," ujar mantan politikus PPP itu.

Ditegaskan Muqowam, tanpa intervensi dari Menteri BUMN Rini Soemarno, pasti empat BUMN tersebut akan memikir tujuh keliling sebelum memutuskan mengerjakannya.

"Kalau BUMN ini tidak dipengaruhi Bu Rini, sulit baginya untuk menjalankan mega proyek ini. Kekuatan Bu Rini sepertinya sudah salah guna, karena menjadi leading pada empat BUMN yang jadi ujung tombak pendanaan mega proyek ini," pungkas mantan Ketua Komisi IV DPR ini seperti dilansir dari JPNN.Com. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya