Berita

Kemenpar Target 12 Juta Wisman Datangi Indonesia

SABTU, 30 JANUARI 2016 | 21:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia tahun 2016 ditargetkan naik 20 persen dari tahun lalu menjadi 12 juta. Agar target bisa tercapai Menteri Pariwisata meminta ada penambahan speed kinerja.

"Kalau lelet sudah hampir pasti gagal. Kalau selama ini berjalan pada kecepatan 50 km/jam, harus digenjot 4 kalinya menjadi 200 km/jam," kata Menteri Arief Yahya dalam pidatonya di penutupan Rakornas Pariwisata di Hotel Kempinski Jakarta.‎‎‎‎

Untuk itu, katanya, dalam capaian dan kinerja yang terpenting bukan pada proses birokrasi yang susah diajak berlari lebih kencang.‎ Presiden Jokowi sendiri, kata Arief, sudah menginstruksikan untuk deregulasi, dari 42.000 peraturan, disederhanakan atau dipangkas sampai separohnya.‎‎

"Ingat, persaingan itu yang cepat memakan yang lelet, bukan yang besar memakan yang kecil," tegas Menpar.‎‎

Doktor ekonomi cumlaude Unpad Bandung ini pun memberikan prioritas yang perlu dikerjakan. Pilih yang high urgency-high importancy dulu, yang mendesak dan penting. Pilihan kedua, yang mendesak meskipun tidak terlalu penting. Pilihan ketiga, tidak mendesak tapi penting. Dan pilihan terakhir yang tidak mendesak dan juga tidak terlalu penting.‎

Menpar menyimpulkan tiga hal untuk ditindaklanjuti. Pertama, Rakornas Kepariwisataan perlu terus dilakukan setiap tiga bulan, untuk mereport target, capaian, perkembangan terbaru dan taktik strategi ke depan. Kedua, membentuk Forum Akselerasi Pengembangan Pariwisata Indonesia yang nyambung dengan keinginan Presiden Jokowi, bahwa 2016 adalah Tahun Percepatan.

"Ketiga, memanfaatkan IT untuk akselerasi pembangunan tersebut," tukasnya.‎[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya