ilustrasi/net
ilustrasi/net
Menurut pengamat ekonomi Hardi Hermawan, Sabtu (30/1), besar atau kecilnya utang luar negeri bukanlah nilai terpenting, yang paling penting menurutnya adalah besar atau kecil utang tersebut bisa manfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat dan mendukung kemandirian ekonomi.
"Sehingga dalam jangka yang lebih panjang kita tidak memerlukan hutang dengan jumlah yang sedemikian besar," ungkap Hardi dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (30/1).
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
UPDATE
Senin, 22 Juni 2026 | 20:22
Senin, 22 Juni 2026 | 19:50
Senin, 22 Juni 2026 | 19:48
Senin, 22 Juni 2026 | 19:42
Senin, 22 Juni 2026 | 19:32
Senin, 22 Juni 2026 | 19:20
Senin, 22 Juni 2026 | 19:16
Senin, 22 Juni 2026 | 19:15
Senin, 22 Juni 2026 | 19:09
Senin, 22 Juni 2026 | 19:05