Berita

Relawan Jokowi Tak Punya Legal Standing Laporkan Derek Manangka

JUMAT, 29 JANUARI 2016 | 11:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rencana sejumlah relawan Jokowi melaporkan jurnalis senior Derek Manangka terkait artikelnya berjudul Jokowi dan Rini, Tersandung "Love Affair? (klik disini) ke polisi dinilai sebagai langkah yang offside. Pasalnya, mereka tidak memiliki legal standing untuk melaporkan kasus tersebut.

"Presiden Jokowi dan Rini Soemarno lah yang memiliki legal standing untuk melapor. Kalau keduanya merasa dirugikan, sebaiknya lapor sendiri ke polisi," ujar Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Jumat, 29/1).

Jokowi, dikatakan dia, bisa meniru mantan Presiden SBY yang datang sendiri ke SPK Polda Metro Jaya untuk melaporkan mantan Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif karena dianggap sudah memfitnahnya.


Sudah semestinya, menurut Sya'roni, seorang presiden menjadi contoh dalam hal penegakan hukum karena di dalam hukum dikenal azaz equality before the law. Namun sayangnya, semasa pemerintahan Jokowi, sudah dua orang yang diduga menghina presiden diproses oleh aparat hukum. Namun sayang bukan Presiden Jokowi atau kuasa hukumnya yang melaporkannya. Kedua orang tersebut adalah tukang sate M. Arsyad dan Yulius Pangoanan alias Ongen.

"Kita berharap dalam kasus Derek Manangka yang sudah membuat sebuah artikel tentang hubungan Jokowi dan Rini, ketidakjelasan pelapor seperti dalam kasus Arsyad dan Ongen tidak terulang kembali. Penegakan hukum akan lebih indah kalau mengikuti kaidah-kaidah yang berlaku," kata Sya'roni.

Terkait artikel Derek Manangkan, diingatkan Sya'roni, tugas relawan bukanlah melaporkan ke polisi karena tidak memiliki legal standing. Ada baiknya mereka berkumpul membuat tulisan tandingan. Artikel dilawan dengan artikel.

"Tapi sepertinya ada keraguan para relawan bisa menyusun artikel serupa. Karena tulisan Derek Manangka bisa dibilang sebuah karya sastra yang unik dan bernalar tinggi. Tapi tidak ada salahnya para relawan mencobanya," tukasnya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya