Berita

nasril bahar/net

Nusantara

DPR Sambut Baik Proyek KA Tebing Tinggi-Kuala Tanjung

JUMAT, 29 JANUARI 2016 | 07:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo meminta agar proyek pembangunan jalur Kereta Api (KA) Tebing Tinggi-Kuala Tanjung cepat dikerjakan. Jalur KA tersebut dianggap penting karena akan menunjang operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Selain itu, juga merupakan bagian dari proyek KA Trans Sumatera.

Permintaan Jokowi itu disampaikan lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Dalam Perpres tersebut ada 19 proyek pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana KA di berbagai daerah di Tanah Air, salah satunya jalur KA Tebing Tinggi-Kuala Tanjung.

Anggota Komisi VI DPR Nasril Bahar menyambut baik kebijakan Jokowi dimaksud. Dia mengatakan, pembangunan proyek KA memang infrastruktur dasar yang dibutuhkan untuk menunjang KEK Sei Mangkei.


Anggota Komisi yang membidangi industri dan perdagangan ini yakin, dampak KEK Sei Mangkei ini cukup bagus dalam mendongkrak perekonomian masyarakat Sumut ke depan.

"KEK Sei Mangkei itu luar biasa, karena terpadu, terintegrasi dengan kawasan industri Kuala Tanjung dan Pelabuhan Kuala Tanjung. Ini baru pertama kali ada di Indonesia," ujar Legislator dari Dapil Sumut III ini.

Namun Nasril mengingatkan, selain infrastruktur, hal lain yang harus segera diatasi pemerintah adalah soal ketersediaan energi dan ketersediaan raw material alias bahan baku utamanya kelapa sawit.

Dilansir dari JPNN.Com, biaya biaya pembangunan KEK Sei Mangkei mencapai Rp 5,7 triliun. Ditargetkan hingga 2025 mampu menarik inevastasi Rp 123,3 triliun, dengan menyerap tenaga kerja 83.304 orang. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya