Berita

RJ Linno/net

Babak Baru RJ Lino Dan Erry Riyana...

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 13:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Persoalan di Pelindo II terus menggelinding. Bahkan terkesan saat ini saling menghindar satu sama lain, atau bahkan saling menyudutkan.

Hal ini misalnya terlihat dalam sidang Pansus II Pelindo, Rabu kemarin (27/1). Dalam sidang ini, Erry Riyana Hardjapamekas mengatakan bahwa ia membubarkan Oversight Committee (OC) atau Komite Pengawas Pelindo II. Erry merupakan Ketua OC Pelindo II.

Erry beralasan, OC ini dibubarkan karena banyak masalah di Pelindo II. Posisi dan keberadaan OC ini sebelumnya digugat oleh Ketua Pansus Pelindo II Rieke Diah Pitaloka. Rieke bahkan mempertanyakan legalitas pembentukan OC.


Dalam kasus pengoperasioan Kalibaru, anggota Pansus dari Partai Gerindra, Nizar Zahro, juga mempertanyakan peran dan fungsi OC. Nizar mempertanyakan, apakah Erry sudah menghitung resiko biaya kelambatan operasi pelabuhan Kalibaru. Atas pertanyaan ini, Erry mengklaim telah mengingatkan Pelindo II atas kelambatan tersebut, meskipun belum menghitung resikonya.

Terkait dengan perpanjangan JICT, anggota OC lain, Li Chen Wei, menyatakan bahwa ada ketidakhati-hatian soal perpanjangan JICT.  "Saya sebagai OC cukup comfortable dengan proses pemilihan mitra Kalibaru. Namun untuk JICT, saya tidak (comfortbale)," ungkap Li, dalam sidang Pansus.

Keberadaan OC sendiri sudah disampaikan secara terbuka oleh RJ Lino pada Desember tahun lalu. Lino mengatakan bahwa OC dibentuk pada 1 Februari 2013. Tujuannya adalah untuk mengawasi sejumlah proyek yang ada di Pelindo II.

"Oversight ini memberikan nasihat dan saran dan melihat seluruh proses kita apakah sesuai dengan corporate governance atau tidak, dan wajib umumkan kepada publik," kata Lino, awal Desember tahun lalu.

Lino pun mengklaim OC ini diisi oleh orang-orang istimewa yang memiliki integritas tinggi seperti Erry Riyana Hardjapamekas, yang merupakan mantan Ketua KPK. Lino pun memiliki alasan mengajak Erry, dan alasan ini disampaikan kepada Erry langsung ketika mempertanyakan ajakan tersebut.

"Saya jawab. Pak Erry, saya perlu anjing helder di depan pintu saya untuk men-stop gangguan dari luar, itu inti utama waktu pak Erry bertanya kepada saya, dan itu yang saya bilang kepada pak Erry," tandas dia.

Kini, setelah kasus Pelindo II terus bergulir. Di depan Sidang Pansus, Erry mengaku membubarkan OC, sehari setelah sidang Praperadilan Lino ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selalu lalu (26/1). [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya