Berita

Jokowi: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bagian Dari Rencana Besar Menghubungkan Kota

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 10:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo tampaknya ingin mengakhiri polemik megaproyek pembangunan Kereta cepat Jakarta-Bandung. ‎Ia menuliskan hal tersebut di akun media sosialnya hari ini.

‎"Kereta cepat Jakarta-Bandung adalah bagian dari rencana besar kita menghubungkan kota-kota besar di Jawa dan luar Jawa," kata Jokowi di akun Twitter @‎Jokowi.

‎Jokowi menjelaskan, kereta api ‎sebagai masa depan transportasi massal yang sangat dibutuhkan di Indonesia.‎


‎"K‎ota-kota yang padat penduduknya harus sudah menggunakan moda transportasi ini," ciutnya lagi.

‎Polemik megaproyek‎ kereta cepat Jakarta-Bandung terjadi sejak awal proses tender hingga saat groundbreaking dilakukan. 

‎‎Polemik muncul antara lain terkait keputusan pengerjaan proyek dilakukan China, biaya sebesa USD 5,573 miliar yang dinilai kemahalan, tidak adanya ‎izin Amdal saat groundbreaking, hingga urgensi pengembangan kereta cepat Jakarta-Bandung.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya