Berita

Nusantara

Konsuler Australia Terkesan Dengan Lorong Garden Makassar

RABU, 27 JANUARI 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah Australia merayakan hari nasionalnya atau Australia Day di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Salah satu rangkaian acaranya adalah kunjungan Konsuler Kedutaan Bidang Diplomasi dan Politik Australia Dr. Bradley Armstrong yang mengunjungi Lorong Garden Kota Makassar, tepatnya di Jalan Langgau Kelurahan Timongan Lompoa, Kecamatan Bontola.

Ditemani WaliKota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto, Bradley mengaku terkesan dengan program Lorong Garden tersebut.

Untuk informasi, Lorong Garden adalah program Pemkot Makassar yang mewajibkan warganya menanam dan merawat tumbuh-tumbuhan di sekitar tempat tinggalnya.


"Saya salut dan terkesan dengan warga lorong di sini, mereka kerja keras membanting tulang untuk membangun Lorong Garden dan hasilnya sangat bagus," kata Bradley, Selasa (26/1).

Menurut Bradley ide kreatif Lorong Garden yang dicetuskan Walikota Makassar berhasil menyadarkan masyarakat akan pentingnya merawat lingkungan dan membuatnya tetap hijau. Bradley menegaskan akan terus meningkatkan berbagai kerja sama dengan Pemkot Makassar.

"Makassar merupakan salah satu kota yang strategis di Indonesia. Sehingga ini menjadi salah satu alasan pemeritah Australia merayakan hari nasional Australia di Makassar," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bradley dan Danny Pomanto juga berkesempatan untuk mengecat beberapa pot bunga. Danny mengatakan pot bunga tersebut merupakan simbol agar warga selalu menjaga keindahan Lorong Garden.

"Ini sebagai simbol untuk kita semua agar menjaga lorong agar tetap bersih dan indah," pungkasnya.

Kunjungan Bradley ke Lorong Garden ini merupakan salah satu dari rangkaian acara peringatan hari nasional Australia atau Australia Day yang diperingati di Kota Makassar. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya