Berita

ilustrasi/net

Pemprov DKI Disuruh Selidiki Izin Salon 'Esek-esek' Seberang Gandaria City

SENIN, 25 JANUARI 2016 | 18:33 WIB | LAPORAN:

Bisnis 'esek-esek' berkedok usaha salon, spa, dan panti pijit, di kawasan Jakarta masih meresahkan masyarakat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dinilai belum dapat mengambil sikap tegas dalam menindaklanjuti persoalan tersebut.

Salah satu lokasi bangunan yang terletak di Jalan Sultan Iskandarsyah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tepatnya di seberang Mall Gandaria City, dicurigai menjadi tempat prostitusi terselubung. Tempat itu selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Padahal, bangunan tersebut tanpa disertai adanya plang atau apapun yang menunjukkan identitas peruntukkan bangunan.

"Setiap hari hampir ratusan kendaraan, terutama motor yang sering mondar-mandir disitu.  Yang saya tau itu usaha salon. Tapi salon 'esek-esek' mas. Makanya ramai dikunjungi pelanggan yang doyan 'jajan'," ungkap Ratno (37), salah satu warga sekitar wilayah tersebut, Senin (25/1).


Dia menjelaskan, keberadaan salon tersebut membuat masyarakat sekitar gerah. Apalagi, di sekitar salon tersebut merupakan kawasan keramaian dan merupakan pendidikan dan pertokoan.

"Itu dekat sekolah padahal. Belum lagi disitu ada Pesantren dan Masjid. Ga tahu malu itu," keluhnya.

Saat ditanya lebih dalam mengenai praktek salon tersebut, dia hanya menjawab singkat.

"Biasanya itu buka dari jam 11.00 siang sampai jam 01.00 malam. Kalau praktek dan segala macamnya saya ga begitu tahu mas," terang dia.

Salah satu Anggota Komisi C DPRD DKI, Abdul Ghoni, mempertanyakan izin peruntukkan bangunan tersebut. Karena sejauh ini, menurutnya, masih banyak usaha-usaha yang berdiri tanpa izin.

"Bagaimana izinnya?. Karena bagaimanapun juga, harus ada analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan lainnya. Sejauh ini, masih banyak lho bangunan yang tak berizin," ungkapnya.

Ditambah lagi, menurut Ghoni, masih banyak praktek 'esek-esek' berkedok usaha salon, panti pijit dan lain-lainnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI ini berharap, Dinas Pajak DKI dapat mendata ulang terkait perizinan bangunan tersebut. Dengan tegas ia menghimbau agar, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dapat mengistruksikan kepada Walikota Jakarta Selatan untuk menindak tegas bangunan tersebut.

"Bagi usaha-usaha yang berubah peruntukkan, Walikota harus bereaksi dengan adanya fenomena yang bermunculan terkait salon-salon, panti pijit yang berkedok 'esek-esek'," tukasnya.

"Gubernur Ahok juga harus sigap dong instruksikan bawahannya (Walikota Jakarta Selatan). Kan selama ini dikenal tegas," tambah Ghoni. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya