Berita

Pertahanan

Kapolri Bantu Keluarga Korban Bom Starbucks

JUMAT, 22 JANUARI 2016 | 18:21 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti melakukan pertemuan dengan perwakilan keluarga korban aksi terorisme di kawasan Sarinah Jakarta atau tragedi yang dikenal sebagai bom Starbucks.

Mabes Polri memberikan santunan kepada keluarga korban, yang disebut Badrodin "korban salah sasaran".

"Saya selaku Kapolri beserta seluruh staf sampaikan belasungkawa atas meninggal dunianya almarhum Sugito, Riko Darmawan, dan Rais Karna. Semoga amal perbuatan mereka diterima di sisi Allah," ujar Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/1).


Ia menyesalkan peristiwa tragis tersebut dan menganggap serangan itu dilakukan teroris dengan serampangan.

"Kami sangat menyesalkan kejadian itu. Target mereka petugas dan orang asing atau tempat berbau asing. Maka yang pertama diledakkan Kafe Starbucks, di dalamnya pengunjung asing," jelasnya.

Perwakilan keluarga yang merupakan keponakan almarhum Sugito, Lutfi Lesmana, berterimakasih kepada Kapolri atas terselenggaranya pertemuan hari ini. Ia juga berterimakasih karena Polri meralat kabar yang sempat menyebut korban sebagai terduga teroris.

"Sugito semasa hidupnya adalah orang baik. Kami terluka, kehilangan beliau, lalu ada opini masyarakat yang negatif tentang beliau. Tapi kemudian ada bantahan itu, kami ucapkan terimakasih," ucap Lutfi.

"Korban bukan target. Terimakasih telah membantu klarifikasi sehingga mengubah opini masyarakat tentang Sugito," tambahnya.

Santunan dari Polri diberikan Badrodin kepada Eli Sulastri (istri Sugito), Joko Mulyanto (orang tua Rico) dan Laily Herlina (istri Rais Karna). [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya