Berita

Industri Kreatif Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

KAMIS, 21 JANUARI 2016 | 06:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Industri kreatif, yang umumnya usaha kecil menengah, adalah sektor tangguh untuk bertahan di tengah situasi krisis ekonomi global. Di tengah banyak perusahaan besar yang jatuh akibat krisis keuangan global, industri kreatif adalah sektor yang mampu bertahan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, dalam sidang APPF ke-24 di Vancouver, Kanada (Rabu, 20/1). Fadli menyampaikan pidato berjudul "Fostering Innovation and Connectivity."

"Di Indonesia, industri kreatif memberikan kontribusi yang besar, 57 persen dari total GDP. Kunci dari majunya sektor ini, didorong setidaknya oleh dua faktor: human capital dan pasar domestik yang besar," ungkap Fadli.


Melihat potensi yang sangat besar pada sektor industri kreatif, lanjut Fadli, Indonesia terus mendorong agar industri kreatif semakin terhubung dengan pasar domestik dan pasar global. Dan sebagai sebuah negara kepulauan, konektifitas adalah tantangan sekaligus hal esensial. Indonesia saat ini sangat gencar melakukan pembangunan infrastruktur dan juga informasi teknologi.

"Dalam hal ini, peran parlemen penting mendorong inisiatif pemerintah membangun konektifitas industri kreatif dengan pasar, baik domestik maupun global," ungkapnya.

Fadli juga menyoroti pentingnya teknologi informasi di era sekarang. Puluhan juta pengguna internet di Indonesia adalah pasar yang besar untuk berbagai produk inovasi termasuk industri kreatif.

24th Annual Meeting of the Asia Pacific Parliamentary Forum, berlangsung di Vancouver, Kanada 17-21 Januari 2016. Pada pertemuan tahun ini, dibahas tiga sektor isu: Politik dan Keamanan, Ekonomi dan Perdagangan, serta Kerjasama Kawasan Asia Pasifik. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya