Berita

ilustrasi/net

Imam Nahrowi Janji Hadiri Jambore Hima-Himi Persis

RABU, 20 JANUARI 2016 | 17:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tantangan Indonesia ke depan adalah radikalisme dan narkoba. Saat ini, peredaran narkoba pun bukan hanya di kampus, namun juga sudah masuk ke pesantren-pesantren.

Demikian disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat menerima sembilan pengurus Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa-Mahasiswi Persatuan Islam (PP Hima-Himi Persis) di lantai 10 Gedung Kemenpora, Jakarta (Rabu, 20/1).

Kehadiran delegasi bertujuan untuk mengundang Menpora dalam Jambore Nasional Santri Persis di Kiara Payung, Sumedang, pada 25-28 Pebruari 2016.   


"Undang juga BNN di jambore nanti. Narkoba menjadi strategi perang baru. Kita punya generasi emas, harus bangkit untuk Indonesia jaya" ujar Menpora.  

Imam mengatakan bahwa di Indonesia, siapa pun tidak memaksa untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. Sebab Indonesia, misalnya punya Bali dan Manado. Dan WR Supratman menggubah lagu Indonesia Raya  pada tahun 1921, dideklarasikan pada 1928, dan dinyanyikan tahun 1945.

"Liriknya 'di sanalah aku berdiri', bukan 'di sinilah', menunjukkan zaman itu beliau sudah berpikir jauh ke depan," kata Imam, yang berjanji akan menghadiri kegiatan positif tersebut.

"Selamat dan sukses jambore nasional santri Persis. Nantikan kehadiran saya di jambore nasionl Peris," ungkap Imam.

Menurut Ketua PP Hima Persis Nizar Ahmad Saputra, Jambore nanti rencananya akan dihadiri 1.200 santri dan mahasiswa Persis dari seluruh Indonesia. Hima dan Himi Persis saat ini fokus dalam melakukan kaderisasi di pesantren dan sekolah-sekolah umum untuk kaderisasi pelajar.

"Kita fokus anak-anak muda seluruh pesantren Persis. Pesantren Persis ada seribu lebih seluruh Indonesia. Jambore nanti, tiap pesantren mengirimkan 10 santri. Kita ingin fokus melakukan kaderisasi mencetak generasi emas menuju seabad Persis," ujar Nizar.

Jambore yang diadakan oleh Hima Persis kali ini adalah jambore tahun kelima. Hima Persis adalah badan otonom Ormas Persis yang berkantor pusat di Bandung. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya