Berita

ILUSTRASI/NET

Enam Orang Ditahan Dalam Penggerebekan Di Hotel Dan Sejumlah Rumah

RABU, 20 JANUARI 2016 | 10:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penggerebekan narkoba dilakukan di sejumlah rumah dan kamar hotel di Sydney barat. Hasil penggerebekan, polisi berhasil menangkap enam orang. Selain itu, polisi juga berhasi menyita uang tunai, obat-obatan dan mobil.

Dari enam orang yang digerebek pada Selasa kemarin itu (19/1), lima pria dan seorang wanita, berusia antara 18 dan 26 tahun, didakwa dengan berbagai pelanggaran, termasuk memasok dan menyediakan obat terlarang.

Polisi mengatakan dua orang, berusia 19 dan 27 tahun, ditangkap di kawasan Yagoona. Dua laki-laki, berusia 26 dan 23 tahun, ditangkap di sebuah hotel. Seorang wanita berusia 18 tahun ditangkap di Sefton.


Detektif Peter McErlain mengatakan penangkapan keenam orang berkaitan dengan jaringan kejahatan terorganisi.

"Satuan Strike Force Amarina didirikan pada Juli 2015. Hingga saat ini, mereka telah menangkap lebih dari 14 orang, menyita uang lebih dari 35,000 dolar Australia, dua kilogram lebih obat-obatan terlarang, 14 kendaraan mewah senilai 1,4 juta dolar Australia dan sekitar lima senjata api dan amunisi," kata McErlain, sebagaimana dilansir JPNN.

"Sejumlah tuduhan termasuk pemerasan, mengancam meminta uang, menerima barang curian dan memasok obat-obatan menjadi tuduhan yang paling sering dijatuhkan dan yang sedang disidangkan. Ada beberapa orang yang terlibat dalam jaringan kejahatan ini, bukan hanya satu nama tertentu dalam kelompok," sambungnya.

"Pengedar narkoba, mereka memberikan racun pada komunitas kami. Mereka benar-benar tidak peduli berapa nyawa yang sudah mereka hancurkan, dalam operasi kemarin obat yang disita adalah berupa sabu-sabu dan kokain," sambungnya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya