Berita

Alpha Amirrachman/net

Ini Bedanya Gerakan Indonesia Mendidik Dengan Indonesia Mengajar

SELASA, 19 JANUARI 2016 | 10:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Berbeda dengan Indonesia Mengajar yang mengirim pengajar ke pelosok-pelosok, Indonesia Mendidik akan memberikan perhatian pada anak-anak yang tidak memliki akses untuk mengenyam pendidikan agar terus bisa melanjutkan studi dengan memberikan mereka paket-paket pendidikan.
 
"Selain itu, Indonesia Mendidik juga memberikan perhatian bagi anak-anak yang sudah duduk di bangku sekolah, agar bisa mendeteksi minat dan bakat mereka agar tidak keliru dalam mengambil jurusan," kata Direktur Riset dan Edukasi yang juga deklarator Indonesia Mendidik, Alpha Amirrachman, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 19/1).
 
Indonesia Mendidik, lanjut Alpha, juga akan berkerja sama dengan pemerintah-pemerintah daerah untuk mengirim putra-putri terbaik mereka mengikuti pelatihan kepemimpinan dan kewirausahaan, ujar Alpha.
 

 
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Alim A. Siddik menambahkan bahwa salah satu yang membuat Indeks Pembangunan Manusia Indonesia tertinggal dari negara-negara tetangga adalah karena faktor kesehatan.
 
"Karena itu, Indonesia Mendidik juga peduli dengan kesehatan anak-anak Indonesia dan akan memperkenalkan Gerakan Makan Buah dan Ikan agar anak-anak Indonesia tumbuh kuat dan cerdas," pungkas dia. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya